Lewat Pentas Musik Koes Plus, RRI Yogyakarta Perkuat Kolaborasi di Usia 81 Tahun
- 12 Sep 2026 23:04 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81, RRI Yogyakarta berkolaborasi dengan Museum Benteng Vredeburg menggelar Pentas Musik Koes Plus di Museum Benteng Vredeburg, Sabtu 12 September 2026.
Penanggung Jawab Museum Benteng Vredeburg, Agus Sulistya, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Vredeburg Community Fest 2026. Kegiatan ini menjadi ruang bagi komunitas, khususnya komunitas musik dan seni, untuk menampilkan potensi dan kemampuan mereka kepada masyarakat.
Menurut Agus, banyak komunitas musik, seniman, dan penyanyi yang rutin berlatih, tetapi belum memiliki ruang yang cukup untuk mempresentasikan karya dan kemampuannya.
Kolaborasi dengan RRI Yogyakarta dinilai relevan karena memiliki keterkaitan dengan sejarah RRI. Salah satu pendiri RRI Abdulrahman Saleh, tedapat dalam diorama di Museum Benteng Vredeburg.
“Kalau memang mau diceritakan dan disejarahkan, masih nyambung. Kebetulan kami punya program ini, RRI juga punya program dalam rangka memperingati Hari Radio ke-81. Jadi, kenapa tidak kita kolaborasikan saja. RRI diuntungkan karena program ini bisa tersiar dengan baik, sementara kami juga mendapatkan tambahan program publik,” ujar Agus saat ditemui di sela kegiatan.
Sementara itu, Kepala Stasiun RRI Yogyakarta, Taufan Pamungkas Marhaendra Jaya, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian RRI Fest 2026 dan menjadi salah satu program budaya yang digelar RRI Yogyakarta.
Hub berbagai komunitas
Dalam kegiatan tersebut, RRI Yogyakarta juga menerima dua penghargaan dari Persatuan Periset Indonesia (PPI) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wilayah DIY serta Badan Musyawarah Museum (Barahmus) DIY.
Menurut Taufan, kegiatan tersebut menunjukkan peran RRI sebagai radio publik sekaligus hub yang menghubungkan berbagai komunitas dan lembaga dalam satu ruang kolaborasi.
“RRI itu radio publik, artinya semua komponen dan masyarakat boleh menggunakan RRI dalam tanda kutip. RRI bukan hanya menjadi wadah, tetapi juga sebagai hub untuk menghubungkan. Dalam satu kegiatan ini ada komunitas musik Koes Plus, ada orang museum, ada BRIN, dan berbagai pihak lainnya. Jadi, satu kegiatan bisa menghasilkan banyak hal dan mempertemukan banyak komunitas,” ucapnya, menjelaskan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....