Dampak Kemarau, Sejumlah Usaha Budidaya Ikan di Bantul Harus Berhenti Beroperasi

  • 21 Jul 2026 19:14 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Musim kemarau yang sudah berlangsung beberapa bulan terakhir, mulai berdampak bagi usaha budidaya ikan di Kabupaten Bantul. Salah satu kelompok budidaya di wilayah Karangbendo Tengah, Banguntapan, bahkan terpaksa menghentikan aktivitas secara total karena kolam sudah dalam kondisi kering.

Salah satu pengelola, Prasetya, mengaku bahwa dari total tujuh kolam yang dikelola kelompoknya, lima kolam sudah tidak diisi bibit ikan. Hal itu lantaran debit air yang sudah semakin menipis.

“Jadi ada lima kolam untuk budidaya ikan yang digunakan untuk usaha dan konsumsi pribadi, lalu dua lainnya untuk aktivitas pemancingan. Yang lima kolam sudah tidak diisi ikan lagi,” katanya, Selasa, 21 Juli 2026.

Ia menyebut, kondisi kekeringan itu sudah terjadi sejak pertengahan Juli lalu. Saat ini, aktivitas kolam pemancingan juga sudah dihentikan.

“Yang lima kolam terakhir panen itu bulan Juni. Yang dua kolam pemancingan terpaksa kami stop dan kemungkinan akhir bulan ini sudah dikuras,” ujarnya.

Prasetya menilai, selain pasokan air yang semakin berkurang, karakteristik tanah di lokasi juga menyebabkan kolamnya cepat mengering. Sementara apabila menggunakan bantuan sumur bor, biaya yang dibutuhkan juga tidak sedikit.

“Kami memang hanya mengandalkan mata air karena jarak sungai cukup jauh, jadi kalau musim kemarau ya seperti ini kolamnya kering. Tanah di sini juga cepat sekali menyerap air, sedangkan kalau pakai sumur bor tidak masuk biayanya,” ucapnya.

Keberadaan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) memang sudah masuk ke wilayah itu. Namun, ia mengaku tidak berani menggunakan air dari sumber tersebut karena airnya berwarna kekuningan.

“Kami takut kalau airnya kuning nanti berdampak pada pertumbuhan ikan yang kurang optimal. Bantuan terpal juga sudah masuk, tapi karena sumber air susah kami memilih berhenti beroperasi,” ucapnya menambahkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....