Ustaz Nur Ahmad Ajak Umat Islam Jaga Iman dalam Segala Kondisi

  • 20 Jul 2026 10:44 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, YOGYAKARTA – Hidayah berupa iman dan Islam merupakan kenikmatan tertinggi yang diberikan oleh Allah SWT kepada manusia. Oleh karena itu, hidayah ini wajib dijaga, dirawat, dan dipelihara dengan baik oleh setiap muslim.

Ustaz H. Nur Ahmad, S.Ag., M.A., dalam tausiahnya di program Siraman Rohani Islam Pro 4 RRI Yogyakarta, menyampaikan bahwa menelantarkan kenikmatan iman sama saja dengan melakukan perbuatan mubazir atau sia-sia. Ia menyebut dalam Al-Qur'an surah Al-Isra ayat 27, Allah SWT memberikan peringatan tegas mengenai sifat mubazir ini.

"Sesungguhnya orang-orang yang pemboros (mubazir) itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya," ujarnya, Senin, 20 Juli 2026.

Iman yang dimiliki menjadi kunci utama agar seorang mukmin tetap teguh dan tidak mudah goyah dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan.

Nur Ahmad menyebut salah satu cara paling efektif untuk menjaga keteguhan iman adalah dengan memperbanyak zikir dan selalu mengingat Allah SWT dalam setiap helai napas. Menurutnya, kalimat tauhid bukan sekadar ucapan, melainkan fondasi utama yang harus terus dihidupkan dalam hati agar iman tidak meredup.

Selain itu, ia menyoroti fenomena sebagian manusia yang hanya beribadah secara giat ketika kehidupan mereka berjalan lancar atau saat dilimpahi rezeki. Namun, sikap tersebut mendadak berubah drastis ketika ujian datang menghampiri.

Ketika didera kesulitan ekonomi, kesempitan rezeki, atau masalah kesehatan, tidak sedikit orang yang justru kehilangan kesabaran, enggan memohon perlindungan Allah, bahkan menjauh dari ibadah. Sifat yang tidak konsisten ini dinilai hanya akan mendatangkan murka Allah SWT.

"Beribadah yang tidak stabil menunjukkan bahwa iman seseorang masih mengambang, lemah, dan belum menghujam erat di dalam hati," katanya.

Kondisi iman yang rapuh tersebut membuatnya sangat mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Melalui ceramah tersebut, Ustaz Nur Ahmad mengajak umat Islam untuk merefleksikan diri agar senantiasa istikamah.

Menurutnya, menjaga iman tidak boleh bergantung pada situasi mapan maupun sulit karena beribadah merupakan wujud pengabdian mutlak seorang hamba kepada Sang Pencipta dalam kondisi apa pun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....