Pemda DIY Gandeng BNNP Kembangkan Sentra Kuliner dan Wisata di Gowongan
- 10 Jul 2026 10:42 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar kegiatan Tata Kelola Kolaborasi Ketahanan Ekonomi DIY, Kamis, 9 Juli 2026. Acara tersebut mengusung tema “Kolaborasi Pentaholix Mewujudkan Gowongan sebagai Sentra Kuliner dan Wisata untuk Penguatan Ketahanan Ekonomi Masyarakat dalam Mendukung P4GN”.
Kepala Bidang Ketahanan Sosial, Budaya, dan Ekonomi Bakesbangpol DIY, Sih Utami, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Kelurahan Gowongan melalui pengembangan potensi ekonomi lokal. Lokasi Gowongan yang berada di kawasan strategis dekat pusat Kota Yogyakarta dinilai menjadi peluang besar untuk berkembang sebagai sentra UMKM, kuliner, dan wisata yang mampu menarik wisatawan dan meningkatkan kesejahteraan warga.
“Pada kesempatan ini kami bekerja sama dengan BNNP DIY dan UAD terkait tata kelola kolaborasi ketahanan ekonomi. Kami menyasar masyarakat di wilayah Gowongan dan nantinya ada pemberdayaan masyarakat,” ujar Utami, Kamis, 9 Juli 2026.
Utami mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kelurahan Gowongan yang mengusulkan adanya program pemberdayaan masyarakat terkait sentra kulner.
“Bu Lurah minta warga masyarakat di Gowongan ini ada pemberdayaan masyarakat terkait sentra kuliner karena di Gowongan ini banyak destinasi, di antaranya sumbu filosofi kan ada di wilayah Gowongan,” katanya, menambahkan.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Fungsi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNP DIY, Bambang Wiryanto, mengatakan Gowongan merupakan salah satu dari 29 kawasan di Yogyakarta yang masuk kategori rawan penyelahgunaan narkoba. Padahal, katanya, Gowongan mempunyai potensi yang bisa dikembangkan untuk menekan potensi tersebut.
“Makanya kita menyasar Gowongan untuk memberikan semacam pelatihan yang dapat meningkatkan perekonomian, mengurangi pengangguran, sehingga Gowongan ini nantinya jadi lebih kuat secara ekonomi dan angka pengangguran akan berkurang, sehingga jauh dari godaan narkoba,” ujar Wiryanto.
Langkah ini pun disambut baik oleh Lurah Gowongan, Adriatiavita. Ia menilai pengembangan sentra kuliner dan wisata akan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekaligus memperkuat daya tarik Gowongan sebagai destinasi alternatif di Kota Yogyakarta.
“Saya merespon baik dan membuka diri karena kami dari pemerintah tidak bisa kerja sendiri. Harus mendapat dukungan dari dunia usaha, akademisi, dan warga kami sendiri untuk mensupport suksesnya setiap program yang ada di wilayah Kelurahan Gowongan,” kata Lurah Gowongan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....