Pentingnya Meningkatkan Kompetensi Bagi Komunitas Petani Milenial

  • 09 Jul 2026 06:29 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki lahan pertanian andalan. Kini, banyak kaum milenial yang terjun menjadi petani muda dengan memanfaatkan teknologi. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi di bidangnya sangat diperlukan.

Menurut Taufiq Mawaddani dari Komunitas Petani Milenial, saat menjadi narasumber program Ngobrol Bareng Komunitas di Pro1 RRI Yogyakarta pada Selasa (30/6/2026), permasalahan terbesar yang membuat anak muda minim atau jarang terjun ke sektor pertanian adalah anggapan bahwa hasil pertanian masih fluktuatif (naik turun).

“Harus dipahami bahwa sumber daya manusia itu harus disiapkan terlebih dahulu melalui pelatihan-pelatihan terkait ilmu pertanian yang akan mereka tekuni, komoditas yang cocok ditanam, serta karakter tanahnya seperti apa,” kata Taufiq.

Taufiq menjelaskan bahwa kaum muda terkadang hanya mengikuti tren musim tanam. "Misalnya, saat harga cabai sedang mahal, mereka menanam cabai. Menjelang momen Iduladha, mereka semua beternak. Padahal, itu bukan kompetensi mereka yang sebenarnya," ujarnya.

Paradigma bahwa petani itu miskin dan kotor saat ini sudah bergeser menjadi pertanian yang lebih keren karena memanfaatkan teknologi. Dewasa ini, telah tersedia alat-alat pertanian yang dapat membantu petani milenial, salah satunya melalui budi daya tanaman hidroponik.

Peningkatan kompetensi penting dilakukan agar petani milenial siap memasuki dunia pertanian. Mereka bisa mengikuti pelatihan dari dinas terkait atau pelatihan mandiri. Tujuannya adalah agar mereka dapat mencatat setiap detail hal yang sudah dikerjakan, karena melalui catatan tersebut, petani milenial bisa mengevaluasi letak kelemahannya.

“Membuka komunikasi dengan komunitas petani sekaligus teman yang memiliki kesamaan usaha juga bagus dilakukan. Selain menambah wawasan sebagai petani, kita juga bisa mendapatkan banyak masukan dan saran untuk kebaikan dunia pertanian ke depan,” ucap Taufiq.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....