Pemkab Sleman Dorong Perbaikan Kualitas Guru dan Tata Kelola Pendidikan

  • 05 Agt 2026 10:51 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Bupati Sleman Harda Kiswaya mendorong upaya perbaikan kualitas guru dan tata kelola pendidikan di Kabupaten Sleman. Salah satunya diwujudkan dengan kerja sama antara Pemkab Sleman yang rencananya akan menggandeng Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

“Kami sedang mengagendakan kerja sama dengan UNY untuk meningkatkan kapasitas bapak dan ibu guru. Saya ingin pendidikan pendidik di Sleman bisa terus meningkat. Pemerintah berkomitmen penuh untuk menyengkuyung pengembangan kompetensi ini,” ujar Harda, Selasa, 4 Agustus 2026.

Harda menambahkan, selain peningkatan kompetensi pihaknya juga menyoroti pentingnya tata kelola administrasi pendidikan yang berpihak pada kesejahteraan guru. Di samping itu, Harda turut mengajak seluruh kepala sekolah, guru, dan pamong pendidikan untuk memanfaatkan waktu dan amanah yang dimiliki dengan melayani siswa dan wali murid secara ikhlas dan penuh kasih sayang demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Sleman.

Sementara, Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Sleman Ponidi menjelaskan kesehatan tenaga pendidik menjadi syarat utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang unggul. Untuk itu, pihaknya turut menggelar saresehan dan bakti sosial Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di SMP Negeri 1 Godean dengan mengusung tema “Merdeka dari Penyakit, Merdeka Mengajar”.

Gelaran ini turut diikuti oleh 54 Kepala SMP Negeri, 10 Kepala Madrasah Negeri (MTsN), serta 56 Kepala SMP dan Madrasah Swasta. Ponidi menambahkan, berbagai pihak turut digandeng di antaranya adalah Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Bappeda, RSUD Sleman, dan RSUD Prambanan.

Rangkaian acara diawali dengan pemeriksaan kesehatan fisik sekaligus kesehatan jiwa bagi para pimpinan sekolah dan pengawas. Menurutnya, kesehatan holistik tenaga pendidik menjadi syarat utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang unggul.

"Untuk melahirkan sekolah dan anak-anak yang berprestasi, syarat utamanya adalah kepala sekolahnya harus sehat terlebih dahulu, baik sehat raga maupun sehat jiwa. Harapannya, sekondurnya dari kegiatan ini, para kepala sekolah dapat menularkan ilmu dan semangat hidup sehat kepada seluruh guru di sekolah masing-masing," ucap Ponidi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....