Empat Bakal Calon Rektor UPN Veteran Yogyakarta Lolos Seleksi Administrasi
- 30 Jun 2026 19:39 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Panitia Pemilihan Rektor (PPR) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Yogyakarta menetapkan empat bakal calon Rektor periode 2026–2030 yang lolos seleksi administrasi. Tiga bakal calon berasal dari internal UPN "Veteran" Yogyakarta, sedangkan satu bakal calon berasal dari luar kampus.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor UPN "Veteran" Yogyakarta, Prof. Eko Teguh Paripurno, mengatakan seluruh pendaftar dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi sesuai hasil verifikasi dokumen. Penetapan tersebut tertuang dalam Berita Acara Seleksi Administrasi Bakal Calon Rektor Nomor 11/UN62/PPR/2026.
"Seleksi administrasi merupakan tahapan awal untuk memastikan kelengkapan dan kesesuaian dokumen para bakal calon Rektor dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Melalui proses ini, panitia memastikan seluruh rangkaian pemilihan berjalan secara objektif, transparan, dan sesuai aturan," ujarnya.
Setelah pengumuman hasil seleksi administrasi pada 25 Juni 2026, tahapan berikutnya adalah masa sanggah yang berlangsung hingga 7 Juli 2026. Selama periode tersebut, sivitas akademika maupun pihak terkait dapat menyampaikan masukan secara kelembagaan atau secara resmi kepada Panitia Pemilihan Rektor.
Sementara itu, Ketua Senat UPN "Veteran" Yogyakarta, Prof. Mohammad Nurcholis, mengapresiasi seluruh bakal calon yang telah mengikuti proses pemilihan. Menurutnya, partisipasi para bakal calon menunjukkan adanya komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan kepemimpinan universitas.
"Senat Universitas mengapresiasi para bakal calon yang telah mendaftar dalam Pemilihan Rektor periode 2026-2030. Kami berharap seluruh proses pemilihan dapat berjalan secara demokratis, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Prof. Nurcholis.
Adapun empat bakal calon Rektor yang lolos seleksi administrasi terdiri atas Prof. Dr. R. Soelistijono, S.P., M.P., Guru Besar bidang Ilmu Pertanian yang memiliki pengalaman memimpin lembaga riset dan pengabdian masyarakat di Universitas Tunas Pembangunan Surakarta. Ia merupakan lulusan S1 Biologi Lingkungan Universitas Kristen Satya Wacana tahun 1990, lalu menyelesaikan studi S2 Magister Pertanian dengan minat Fitopatologi di Universitas Gadjah Mada tahun 2001, serta meraih gelar doktor (S3) Ilmu Pertanian bidang Fitopatologi dari Universitas Gadjah Mada tahun 2013.
Kemudian Prof. Dr. Ir. Ridho Kresna Wattimena, M.T., Guru Besar Teknik Pertambangan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB. Ia merupakan lulusan S1 Teknik Pertambangan Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1991 dan menyelesaikan studi S2 Rekayasa Pertambangan bidang Geomekanika di ITB tahun 1996, serta meraih gelar doktor (S3) bidang Mining, Minerals and Materials dengan konsentrasi Rock Mechanics dari University of Queensland, Australia tahun 2003. Ia juga menyelesaikan Program Profesi Insinyur Teknik Pertambangan ITB pada tahun 2019.
Bakal calon lainnya berasal dari internal UPN "Veteran" Yogyakarta, yakni Dr. Awang Hendrianto Pratomo, S.T., M.T., yang saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknik Industri. Ia merupakan lulusan S1 Informatika Universitas Islam Indonesia (UII) tahun 2001, kemudian menyelesaikan studi S2 Teknik Elektro di Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 2004, serta meraih gelar doktor (S3) bidang Sains dan Pengurusan Sistem dari Universiti Kebangsaan Malaysia tahun 2014.
Bakal calon terakhir yakni Dr. Susanta, M.Si., Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) yang sebelumnya juga pernah mengemban amanah sebagai Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan. Ia merupakan lulusan S1 Administrasi Negara Universitas Sebelas Maret (UNS) tahun 1993, lalu menyelesaikan studi S2 Ilmu Administrasi Niaga di Universitas Brawijaya tahun 1999, serta meraih gelar doktor (S3) bidang Ilmu Administrasi dari Universitas Brawijaya tahun 2013.
Keempat bakal calon tersebut memiliki latar belakang keilmuan yang beragam, mulai dari pertanian, teknik pertambangan, teknologi informasi, hingga administrasi publik. Setelah masa sanggah berakhir, proses Pemilihan Rektor UPN "Veteran" Yogyakarta periode 2026–2030 akan dilanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....