BNNP DIY: Remaja Usia 14-25 Tahun Jadi Kelompok Paling Rentan Terpapar Narkoba

  • 30 Jun 2026 16:50 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengungkapkan remaja dan dewasa muda menjadi kelompok yang paling rentan terpapar penyalahgunaan narkoba. Pada rentang usia 14 hingga 25 tahun, prevalensi pengguna tercatat mencapai lebih dari dua persen.

Kepala BNNP DIY, Faried Zulkarnain, mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian karena kelompok usia tersebut merupakan generasi produktif sekaligus calon penerus bangsa. Karena itu, upaya pencegahan terus diperkuat melalui berbagai program edukasi kepada generasi muda.

"Remaja kita ini hampir dua persen lebih menggunakan narkoba, khususnya pada usia antara 14 sampai 25 tahun. Ini tentu menjadi keprihatinan kita bersama," ujarnya saat kegiatan BNN Goes to Campus berkolaborasi dengan RRI Yogyakarta, di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST), Jumat, 26 Juni 2026.

Menurut Faried, pencegahan harus dimulai sejak usia anak. Melalui Program Gerakan Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak, Bersih Narkoba), BNN berupaya membangun ketahanan diri anak sejak dini agar mampu mengenali dan menjauhi bahaya narkoba sebelum memasuki usia remaja.

Ia menjelaskan pembinaan sejak masa pertumbuhan akan membentuk karakter yang kuat sehingga anak memiliki kemampuan melindungi dirinya sendiri ketika menghadapi berbagai bentuk ajakan maupun tekanan dari lingkungan pergaulan.

Selain pembinaan sejak dini, Faried menilai keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar memiliki peran penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan diyakini mampu mempersempit ruang peredaran narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa.

Faried juga mengajak generasi muda untuk tidak mudah terpengaruh tekanan teman sebaya. Menurutnya, keberanian mengatakan "tidak" terhadap narkoba merupakan langkah awal untuk melindungi diri sekaligus menjaga masa depan.

"Pesan saya kepada adik-adik, beranilah mengatakan tidak apabila ada teman atau siapa pun yang mencoba menawarkan narkoba. Kita tidak perlu fomo," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....