Sensus Ekonomi Perkuat Pembangunan Gunungkidul
- 29 Jun 2026 22:39 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Gunungkidul- Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menyatakan komitmen penuh dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Pendataan yang digelar serentak di seluruh Indonesia tersebut diharapkan mampu menghasilkan data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan dan penguatan sektor usaha.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Daerah Istimewa Yogyakarta, Endang Tri Wahyuningsih mengatakan, Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.
“Hasil pendataan akan menjadi landasan penting dalam merancang kebijakan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Gunungkidul. Berdasarkan hasil sensus sebelumnya, sebanyak 98,72 persen unit usaha di Gunungkidul merupakan usaha mikro dan kecil,” ujarnya.
Ia menjelaskan, cakupan SE2026 lebih luas dibandingkan sensus sebelumnya karena juga meliputi sektor pertanian yang menjadi salah satu basis ekonomi utama di Gunungkidul dan Kulon Progo. Selain itu, potensi industri kreatif serta sektor pariwisata juga menjadi bagian dari pendataan.
“Masyarakat tidak perlu khawatir memberikan informasi kepada petugas sensus. Seluruh data yang dihimpun dijamin kerahasiaannya dan tidak akan digunakan untuk kepentingan perpajakan,” katanya.
Menurutnya, BPS bukan merupakan instansi pemungut pajak. Seluruh data yang diperoleh hanya akan diolah dalam bentuk agregat atau gabungan, bukan berdasarkan identitas maupun alamat individu.
“Kami harap masyarakat menerapkan slogan TIR, yakni Terima petugas, Isi data dengan benar, dan Rahasia terjaga,” ujarnya.
Pelaksanaan SE2026 di Kabupaten Gunungkidul melibatkan 1.039 petugas lapangan yang bertugas mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Hingga akhir Juni, capaian pendataan ditargetkan mencapai 25 persen. Saat ini, progres pelaksanaan sensus di Gunungkidul tercatat sebagai yang tertinggi di antara kabupaten dan kota di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Gunungkidul dilaksanakan di Bangsal Sewokoprojo, Kapanewon Wonosari, Senin (29/6/2026).
Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menegaskan pemerintah daerah telah menerbitkan Surat Edaran Bupati yang menginstruksikan seluruh perangkat daerah, panewu, hingga lurah untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus.
“Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi munculnya provokasi maupun informasi palsu di media sosial yang berpotensi menghambat proses pendataan di lapangan,” ucap Bupati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....