Sebanyak 292 Anak Yatim di Imogiri Mendapat Santunan dari Pemkab Bantul
- 26 Jun 2026 23:49 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul kembali menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim di wilayahnya. Kali ini, kegiatan itu menyasar Kapanewon Imogiri dengan total penerima sebanyak 292 anak.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Bantul, Pambudi Arifin Rakhman menyatakan, santunan itu merupakan rangkaian program Peningkatan Kesejahteraan Anak Yatim, Piatu, dan Yatim Piatu Kabupaten Bantul Tahun Anggaran 2026. Di Kapanewon Imogiri, bantuan ini diperuntukkan bagi penerima dari delapan kalurahan.
“Kegiatan peningkatan kesejahteraan anak yatim di Kabupaten Bantul tahun 2026 berlokasi di empat kapanewon yang angka kemiskinan ekstremnya masih tinggi, yaitu Kapanewon Dlingo, Imogiri, Pandak, dan Kasihan,” ucapnya saat pelaksanaan kegiatan di Balai Kalurahan Karangtalun, Rabu, 24 Juni 2026.
Tujuan kegiatan ini, lanjut Pambudi, adalah untuk memberi motivasi bagi anak-anak tersebut untuk terus belajar. Dengan bantuan terhadap akses pendidikan yang lebih mudah, mereka diharapkan lebih semangat dalam menggapai cita-cita.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan motivasi dan semangat kepada anak-anak agar tetap percaya diri, terus belajar, dan memiliki harapan yang besar untuk masa depan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menegaskan komitmen Pemkab Bantul dalam memberikan pendampingan bagi anak-anak tersebut. Menurutnya, mereka semua adalah calon penerus kemajuan bangsa.
“Walaupun kalian tidak memiliki ayah, ibu, atau bahkan keduanya, pemerintah akan senantiasa mendampingi, mengayomi, dan memotivasi kalian supaya menjadi anak-anak hebat Indonesia yang berguna bagi bangsa dan negara,” katanya.
Bupati juga mengajak para peserta untuk meneladani tokoh-tokoh besar dunia yang berasal dari latar belakang anak yatim. Menurutnya, kondisi tersebut tidak menjadi penghalang untuk meraih kesuksesan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Sejarah menunjukkan banyak tokoh besar dunia yang justru berasal dari anak yatim. Contoh terbaik adalah Nabi Muhammad SAW yang telah kehilangan ayahnya sejak masih dalam kandungan dan menjadi yatim piatu pada usia enam tahun. Namun beliau mampu tumbuh menjadi manusia terbaik yang membawa perubahan besar bagi dunia,” ucapnya menambahkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....