Real Talkshow: Kesehatan Mental Gen Z di Era Media Sosial
- 10 Jun 2026 06:15 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Keberadaan media sosial tidak dipungkiri memudahkan kehidupan termasuk bagi generasi Z. Namun, dalam penggunaannya harus mendapat perhatian khusus agar tidak salah arah.
Hal tersebut mengemuka dalam mini seminar bertajuk Real Talkshow: Kesehatan Mental Gen Z di Era Media Sosial yang berlangsung di Auditorium RRI Jalan Affandi Gejayan pada Minggu, 7 Juni 2026. Menghadirkan dua pembicara Serling Tulku Rinpoche dari sisi rohaniawan dan Enrique Owen, seorang konten kreator lulusan program beasiswa Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) di University of Pennsylvania (UPenn).
“Dulu medsos belum terlalu mengganggu hidup kita, saat pulang sekolah, kuliah, kerja, bisa segera beristirahat dengan nyaman. Saat ini medsos saat berpengaruh dalam hidup sehari-hari,” ucap Rinpoche, dalam acara yang diinisiasi KKN-PPM UGM Toba Nabasa, program pengabdian masyarakat dari Universitas Gadjah Mada yang berlokasi di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara.
Enrique Owen mengatakan saat ini medsos menjadi aspek yang kadang kita menilai diri dalam jumlah like. "Jangan jadikan jumlah like sebagai penilaian kualitas diri kita. Bila jumlah like sedikit maka mental down, itu sangat tidak bijak," katanya.
“Scrolling sudah mulai menjadikan pembusukan otak atau brain rot yang berakibat penurunan perhatian (Short Attention Span), malas mencerna informasi, impulsif dan kelelahan mental,” kata Owen.
Rinpoche menyampaikan tips agar sebelum tidur jangan scroll medsos. Selain itu, ada banyak orang sekitar yang menyayangi dan membutuhkan perhatian kita seperti orang tua, saudara dan sahabat. Hidup dengan menyadari lingkungan sekitar.
Penanya Bes Hutasoit dari UGM meminta kiat agar Percaya Diri berhadapan banyak orang. Rinpoche memberikan tips untuk tidak mengapa berbeda dari orang lain atau be as you are, be unique, aktif di organisasi, magang, ikut perlombaan, dan lainnya. Owen menambahkan, membandingkan diri sudah ada sejak jaman dulu. Setelah masa Covid-19 orang mulai membandingkan dirinya dengan pencapaian orang lain yang kadang tidak kita kenal dekat melalui medsos. Bijaklah dalam bermedsos.
Di ujung perbincangan Owen berpesan untuk keluar dari lingkaran algoritma medsos instan. Kontrol apa yang ingin dilihat sesuai minat dan manfaat bagi diri kita.
“Lebih bijaklah di era digital. Di tengah dunia yg makin cepat semoga menjadi manusia yg makin baik di usia berapapun,” kata Rinpoche.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....