Proklim Jadi Jurus DLH Sleman Hadapi Perubahan Iklim

  • 06 Jun 2026 19:42 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman perkuat Program Kampung Iklim (Proklim) sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi dampak perubahan iklim sekaligus mendukung ketahanan lingkungan dan pangan di tingkat padukuhan.

Kepala Bidang Pengendalian Lingkungan Hidup DLH Sleman, Sri Restuti Nur Hidayah mengatakan Program Kampung Iklim merupakan program nasional yang diterapkan hingga tingkat padukuhan melalui sosialisasi dan pendampingan yang dilakukan pemerintah daerah.

Program Kampung Iklim ini kami sosialisasikan melalui kapanewon dan kalurahan. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai perubahan iklim, penyebabnya, serta bagaimana melakukan mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklam,” katanya saat dihubungi Kamis, 4 Juli 2026.

Ia menjelaskan, salah satu aspek yang ditekankan dalam Program Kampung Iklim adalah pengelolaan sampah. Masyarakat didorong untuk tidak membakar sampah karena aktivitas tersebut dapat meningkatkan emisi gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap perubahan iklim.

Selain itu, masyarakat juga diajak menerapkan berbagai langkah adaptasi lingkungan, seperti pembuatan biopori, peresapan air hujan, penanaman pohon perindang serta pemanfaatan lahan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.

Nah, ini antisipasi harapannya kalau memang itu (perubahan iklim) terjadi tidak parah,” ucapnya.

DLH Sleman juga mendorong pemanfaatan energi terbarukan di tingkat masyarakat melalui pengolahan limbah peternakan menjadi biogas yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi untuk kebutuhan rumah tangga.

“Sebisa mungkin yang punya ternak itu, kotorannya itu tidak terus langsung dibuang tapi dibuat biogas,” katanya.

Sri Restuti menambahkan, hingga saat ini sekitar 70 padukuhan di Kabupaten Sleman telah mengikuti Program Kampung Iklim. Sementara pada tahun 2026, terdapat tujuh padukuhan yang sedang menjalani proses evaluasi dalam program tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....