Tak Ambil Pusing Soal Wacana Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Harda : Ingin Amal Jariyah

  • 05 Agt 2026 14:05 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Belakangan pemerintah dan DPR tengah mengkaji wacana penyesuaian gaji kepala daerah. Hal ini dilakukan usai gaji kepala daerah yang disebut belum mengalami kenaikan sejak lebih dari dua dekade terakhir. Sekaligus menjadi upaya pencegahan tindak pidana korupsi yang dikaitkan dengan rendahnya pendapatan kepala daerah.

Menanggapi wacana ini, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyebut tidak pernah memikirkan soal kemungkinan kenaikan gaji. Dia mengaku bersyukur jika pendapatannya naik. Namun, dia juga tidak mempersoalkan jika gajinya tak berubah. Harda menyebut sebagai mantan Sekda Kabupaten Sleman, dia tahu betul mengenai besaran gaji bupati dan tidak menjadikannya persoalan.

“Saya ASN Sleman terakhir Sekda, tahu gaji bupati itu berapa. Saya ke sini aku pengin golek jariyah untuk membangun Sleman. Saya tidak cari yang sifatnya keduniaan. Kalau nanti gaji naik ya Alhamdulillah saya syukuri itu nikmat dari Allah. Kalau enggak pun saya enggak pernah berpikir itu,” katanya saat ditemui beberapa waktu lalu.

Harda mengatakan, kenaikan gaji menjadi kewenangan pemerintah pusat. Dia hanya akan berfokus pada kinerja sebagai Bupati Sleman dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Kalau nanya pribadi saya, saya syukuri nikmat itu karena yang paling tinggi nilainya jadi pimpinan daerah itu jariyahnya untuk manfaat. Itu tidak ternilai dengan gaji,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....