Orang Tua Jadi Benteng Utama Lindungi Anak di Era Digital
- 02 Jun 2026 16:48 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Orang tua memiliki peran penting dalam melindungi sekaligus mendukung tumbuh kembang anak di era digital. Di tengah maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak hingga kejahatan jalanan yang melibatkan remaja, pengawasan dan pendampingan keluarga dinilai semakin penting.
Psikolog sekaligus Konsultan Perlindungan Anak Yayasan SAMIN, Mustika Yundari, mengatakan anak-anak saat ini rentan terpapar berbagai risiko melalui ruang digital. Mulai dari paparan pornografi, perundungan, hingga praktik grooming atau manipulasi yang dilakukan pelaku melalui media sosial.
"Anak itu sering di-DM oleh orang dewasa yang menggunakan foto profil palsu. Pelaku membangun kedekatan emosional hingga anak percaya. Jadi anak sebenarnya sudah masuk fase di-grooming, tetapi anak tidak sadar. Karena itu orang tua perlu hadir, mengajak anak berdiskusi tentang aktivitas sehari-hari, teman pergaulan, serta penggunaan media digital,” ujarnya saat hadir sebagai narasumber dalam program Jogja Menyapa RRI Yogyakarta, Selasa, 2 Juni 2026.
Selain ancaman di dunia maya, fenomena tawuran dan kekerasan jalanan juga menjadi perhatian. Sejumlah kasus bahkan diawali dari interaksi dan provokasi melalui media sosial sebelum berlanjut ke pertemuan langsung.
Dosen Ilmu Hukum Universitas Cokroaminoto Yogyakarta, Yana Suryana, mengatakan pendidikan anak tidak berhenti di sekolah. Orang tua harus memiliki literasi digital agar mampu mendampingi anak menghadapi berbagai risiko yang muncul di era teknologi.
“Di rumah karena agen sosialisasi pertama itu kan keluarga, orang tua, ayah, ibu, semuanya terlibat dalam proses pendidikan anak di rumah. Jadi memang perlu orang tua itu yang melek digital,” katanya.
Selain itu, kata Yana, pemerintah juga turut hadir dalam memberikan perlindungan terhadap anak di era digital ini. Salah satunya dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital atau Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang membatasi usia anak untuk mengakses media sosial.
Yana menambahkan, sinergi antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah menjadi kunci agar anak dapat tumbuh aman serta terhindar dari berbagai bentuk kekerasan maupun kejahatan di era digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....