Antisipasi Cuaca Kemarau, Ini yang Harus Diperhatikan
- 27 Mei 2026 11:37 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Musim kemarau di Indonesia umumnya terjadi antara bulan April hingga Oktober. Nanda dari Media Center Pusdalops BPBD DIY menyampaikan kepada Pro1 RRI Yogyakarta beberapa hari lalu, untuk menghadapi musim kemarau masyarakat perlu meningkatkan kesiapsiagaan.
Pertama yaitu menghemat penggunaan air . Hal ini dilakukan untuk mencegah krisis kekeringan dan menjaga kelestarian cadangan air tanah. Selain itu hemat penggunaan air dapat memastikan ketersediaan air bersih tetap mencukupi untuk kebutuhan pokok sehari-hari.
Langkah kedua adalah menjaga kesehatan tubuh dengan cukup minum. Hal ini bertujuan untuk mencegah dehidrasi, menjaga suhu tubuh tetap stabil dan menggantikan cairan yang hilang akibat keringat berlebih.
Kesiapsiagaan ketiga adalah kurangi aktivitas saat suhu sangat panas. Ini dilakukan untuk mencegah naiknya suhu inti tubuh secara drastis, menghindari dehidrasi berat dan menurunkan resiko penyakit serius akibat cuaca ekstrem.
Nanda juga menghimbau untuk waspada potensi kebakaran dengan tidak membakar sampah sembarangan. Selain itu penting juga untuk menjaga lingkungan tetap bersih. Langkah terakhir penting untuk terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini. Ini dilakukan agar resiko kekeringan dan dampak lainnya dapat diantisipasi sejak awal.
Nanda menambahkan jika terjadi bencana atau kejadian bisa menghubungi call center. Hal yang berkaitan dengan Darurat Medis di Call Center 119. Hal yang berkaitan dengan kebakaran dan penyelamatan di call center 113. Hal yang berkaitan dengan darurat bencana di call center 0852-1286-3744. Pantau Twitter @bpbddiy, Facebook BPPBDIY, Instagram BPBD_DIY.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....