Sri Sultan Minta Masyarakat Hargai Perbedaan
- 26 Mei 2026 19:50 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono 10 meminta Masyarakat lebih menghargai perbedaan. Pernyataan ini menanggapi insiden pembubaran ibadah di sebuah gereja, di Sewon Bantul, Minggu, 24 Mei 2026 kemarin.
Karena menurut Sultan, segala perbedaan yang ada pada manusia itu, memang menjadi kehendak Tuhan Yang Maha Esa. Jika hal ini dipahami dengan baik, maka semua pihak bisa hidup berdampingan sehingga lebih menghargai sesama.
”Yang namanya manusia itu, perbedaan pasti ada,” katanya, Selasa, 26 Mei 2026. ”Sebab, Allah itu menciptakan perbedaan, rasnya berbeda, agamanya berbeda juga asal usulnya.”
Sebagai kota toleransi di Indonesia, Yogyakarta tidak hanya dihuni satu kelompok saja. Sebab, di tempat ini berbagai komunitas lintas keyakinan, menjadi bagian dari kehidupan sosial.
”Jadi sebetulnya perbedaan itu keniscayaan, memang ciptaannya begitu,” ucapnya. ”Sehingga, bukan dia merasa sebagai orang yang paling benar sendiri, enggak ada itu.”
Maka saat ini, Gubernur DIY meminta, agar nilai-nilai tentang keberagaman dan menghargai perbedaan, terus ditanamkan pada generasi muda. Sehingga ke depan, kasus-kasus intoleransi bisa dicegah dan diminimalisir sejak dini.
”Ya ini sebetulnya masalah kesadaran saja,” katanya. ”Perlu dikuatkan lagi pemahaman tentang nilai-nilai kebersamaan.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....