Pemerintah Daerah hingga Publik Sambut Hangat Bhikkhu Walk For Peace
- 26 Mei 2026 20:10 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Sebanyak 58 Bhikkhu peserta Indonesia Walk for Peace (IWFP) 2026 dari Thailand, Malaysia, dan Laos tiba di Yogyakarta dan mengikuti seremoni penerimaan di Bangsal Kepatihan, Senin 25 Mei 2026. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Raya Waisak 2570 BE/2026.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X, Komandan Resor Militer (Danrem) 072/Pamungkas Yuniar Dwi Hantono, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Eddy Djunaedi, serta Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo. Hadir pula sejumlah tokoh agama dan tamu undangan lainnya yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan spiritual lintas negara tersebut.

Rombongan Bhikkhu menjalani perjalanan damai dengan berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur sebagai lokasi puncak perayaan Waisak. Perjalanan tersebut menjadi simbol pengabdian spiritual sekaligus penyebaran pesan perdamaian dan toleransi kepada masyarakat di berbagai daerah yang dilalui.
Ketua Panitia Pusat IWFP 2026, Dr Tosin mengatakan kegiatan tersebut membawa semangat persaudaraan lintas bangsa serta mengajak masyarakat untuk menjaga harmoni di tengah keberagaman. “Indonesia Walk for Peace menjadi simbol perjuangan tanpa henti demi terciptanya harmoni dan kedamaian,” ujarnya.
Menurut Tosin, para Bhikkhu menempuh perjalanan sejauh 30 hingga 40 kilometer setiap hari melewati sejumlah wilayah di Indonesia. Meski harus menghadapi cuaca panas maupun hujan, perjalanan tetap dilanjutkan sebagai bentuk dedikasi dalam menyampaikan pesan damai kepada masyarakat. “Walaupun cuaca panas maupun hujan, mereka tetap berjalan menyampaikan pesan perdamaian bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan apresiasi atas kehadiran rombongan Bhikkhu di Yogyakarta. Menurutnya, Pemerintah Daerah DIY merasa terhormat menerima langsung peserta IWFP 2026 di Bangsal Kepatihan yang memiliki nilai sejarah dan budaya bagi masyarakat Yogyakarta. Ia menilai perjalanan damai tersebut memperlihatkan kuatnya toleransi di tengah keberagaman bangsa Indonesia.
“Perjalanan ini mempertegas bahwa keberagaman suku, agama dan budaya merupakan kekayaan yang menyatukan bangsa, bukan memisahkan,” ungkap Sri Sultan. Usai seremoni, rombongan Bhikkhu melanjutkan perjalanan menuju Hoo Hap Hwee Pakualaman untuk beristirahat sebelum kembali berjalan menuju Candi Borobudur sebagai bagian dari rangkaian puncak perayaan Waisak 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....