PKK Didorong Jadi Mitra Strategis Pemerintah Wujudkan Indonesia Emas 2045
- 26 Mei 2026 07:26 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Gerakan PKK diminta kembali memperkuat jati dirinya melalui optimalisasi program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. Saat ini, PKK dinilai memiliki posisi penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua TP PKK DIY, GBRAyA Paku Alam, saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 di Rumah Dinas Bupati Sleman, Senin, 25 Mei 2026. Dalam kesempatan itu, Gusti Putri membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian.
Menurutnya, 10 Program Pokok PKK menjadi fondasi penting dalam pembangunan berbasis keluarga yang berkelanjutan dan berkeadilan.
“Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK yang kita laksanakan setiap tanggal 4 Maret bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Peringatan ini merupakan momentum gerakan bersama seluruh jajaran Tim Penggerak PKK, dari Pusat hingga Desa dan Kelurahan sampai Dasawisma, untuk semakin meneguhkan komitmen dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK serta mendukung kebijakan pembangunan Pemerintah dan Pemerintah Daerah,” ujar GBRAyA Paku Alam atau akrab disapa Gusti Putri.
Peringatan HKG PKK ke-54 Tahun 2026 mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK Laksanakan Asta Cita Wujudkan Indonesia Emas 2045”. Saat ini, gerakan PKK dijalankan oleh jaringan kelembagaan besar yang tersebar hingga tingkat desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. Berdasarkan Laporan Tahunan PKK Tahun 2025, jumlah kepengurusan Tim Penggerak PKK dari pusat hingga desa/kelurahan mencapai 91.600 lembaga.
“Oleh karena itu, peringatan ini juga menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat kemitraan strategis antara Gerakan PKK dengan Pemerintah serta seluruh pemangku kepentingan. Sinergi yang harmonis dengan perangkat daerah, dunia usaha, akademisi, dan organisasi masyarakat akan memperluas jangkauan serta meningkatkan efektivitas program PKK, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat,” ucap Gusti Putri.
Ia menambahkan, momentum peringatan HKG PKK juga harus dimaknai sebagai penguatan komitmen untuk terus hadir dan bekerja nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial menjadi hal penting yang harus terus dijaga.
“Dengan demikian, peringatan HKG benar-benar menjadi momentum kebersamaan yang sarat makna, bukan hanya dirayakan, tetapi dijalankan; bukan hanya diperingati, tetapi dihidupi dalam kerja nyata yang menyentuh masyarakat secara langsung,” kata Gusti Putri.
Sementara itu, Bupati Sleman, Harda Kiswaya, berharap TP PKK yang kini memasuki usia ke-54 tahun semakin memberi manfaat bagi masyarakat. Ia juga mendorong agar PKK terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan warga melalui berbagai program yang dijalankan.
“Karena itu, saya mendorong PKK harus betul-betul berjalan sesuai tujuannya. Bagaimana gerak langkah para kader dilakukan untuk 10 program pokok PKK, karena memang betul-betul harus diwujudkan. Saya juga meminta agar PKK jangan sampai ikut gerakan-gerakan politik,” katanya.
Ketua TP PKK Kabupaten Sleman, Parnilah Harda Kiswaya, turut mengajak seluruh kader PKK di Sleman untuk terus menjaga semangat pengabdian demi kemajuan daerah. Ia juga mengimbau masyarakat mulai membiasakan budaya menabung dan berinvestasi secara bijak.
“Semoga kegiatan ini menjadi penguat semangat kita semua untuk terus mengabdikan diri bagi keluarga dan masyarakat. Karena sejatinya, keluarga yang kuat akan melahirkan masyarakat yang hebat. Dan masyarakat yang hebat akan membawa kemajuan bagi Sleman kita tercinta,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....