Refleksi Doa Nabi Ibrahim AS

  • 15 Mei 2026 13:25 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Dalam sebuah tausiyah pagi di Pro 1 RRI Yogyakarta, Jumat, 15 Mei 2026, Ustaz H Abdul Halim, S.Ag. mengajak masyarakat untuk merenungkan kembali hikmah di balik doa Nabi Ibrahim AS sebagaimana tercantum dalam Alquran Surah Al-Baqarah ayat 126.

Abdul Halim menekankan, dalam membangun sebuah peradaban, aspek keamanan memiliki posisi yang jauh lebih mendasar dibandingkan aspek lainnya.

Nabi Ibrahim AS, yang dikenal sebagai Bapak Para Nabi, hidup sekitar 23 abad sebelum kelahiran Nabi Muhammad SAW. Meskipun lahir di Irak, Ibrahi wafat di Palestina pada usia 175 tahun setelah melewati berbagai fase perjuangan di bawah kepemimpinan Raja Namrud.

Salah satu warisan terbesarnya yang relevan hingga kini adalah visinya tentang pembangunan sebuah negeri.

Abdul Halim menyoroti, dalam doa tersebut, Nabi Ibrahim mendahulukan permohonan keamanan sebelum permohonan rezeki. Menurut para mufasir, ini menunjukkan bahwa keamanan adalah syarat mutlak bagi keberlangsungan hidup dan kemakmuran sebuah masyarakat.

Ustaz Abdul Halim Beliau juga menyinggung situasi keamanan di Yogyakarta baru-baru ini, seperti munculnya kasus-kasus kekerasan yang mengganggu ketenangan para orang tua.

Menurutnya, ketidakamanan ini memicu rasa saling curiga di tengah masyarakat, yang jika dibiarkan dapat merusak tatanan sosial.

Setelah memohon keamanan, barulah Nabi Ibrahim memohon rezeki yang berkah.

Abdul Halim mengingatkan bahwa doa ini dipanjatkan saat kondisi Mekkah 4.000 tahun lalu masih berupa lembah yang tandus dan sunyi.

"Jika di tempat yang tandus saja Nabi Ibrahim memohon buah-buahan dan dikabulkan, maka kita yang tinggal di negeri subur ini seharusnya lebih optimis," ucapnya, menambahkan.

Namun, beliau menekankan bahwa keberkahan ekonomi hanya bisa dirasakan secara maksimal jika pilar keamanan dan ketaatan kepada Allah SWT telah tegak berdiri.

Menutup tausiyah-nya, Ustaz Abdul Halim mengajak seluruh pendengar untuk terus memperbanyak doa agar Indonesia, khususnya Yogyakarta, senantiasa diberikan kedamaian dan dijauhkan dari segala bentuk kekacauan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....