Fasilitasi Pemkot Yogyakarta Pindahkan 88 Anak Korban Little Aresha

  • 10 Mei 2026 13:45 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pemerintah Kota Yogyakarta memastikan proses transisi anak-anak pasca penutupan Daycare Little Aresha Yogyakarta terus dilakukan. Hingga saat ini tercatat, sebanyak 88 anak telah difasilitasi kepindahannya ke sejumlah lembaga pengasuhan dan pendidikan yang memiliki izin resmi di wilayah Kota Yogyakarta.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta, Retnaningtyas menyatakan, proses pemindahan ini sudah berlangsung sejak hari Senin, 4 Mei 2026. Menurutnya, anak-anak tersebut dialihkan ke 39 lokasi transisi yang terdiri dari Taman Penitipan Anak (TPA) maupun Kelompok Bermain (KB).

"Kenapa kok hanya 88 yang lainnya enggak? Karena sebagian memutuskan untuk, 'oh, ini akan kami rawat sendiri', itu ada sebagian yang memang seperti itu. Sehingga saat ini 88 anak yang sudah melakukan transisi kepindahan," katanya, Minggu, 10 Mei 2026.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap para korban terdampak, Pemerintah Kota Yogyakarta berkomitmen memberikan bantuan pembiayaan. Retnaningtyas menjelaskan, untuk biaya operasional anak-anak di tempat yang baru akan ditanggung oleh pemerintah selama dua bulan ke depan.

"Proses transisi anak-anak yang dari daycare Letter Aresha ini kita pindahkan ke 39 lokasi yang lainnya, baik itu TPA maupun KB yang ada di Kota Yogyakarta dan nanti oleh pemerintah kota akan dibiayai selama dua bulan Mei dan Juni," ucapnya.

Retnaningtyas mengatakan, 39 KB dan TPA yang direkomendasikan Pemkot sudah melalui proses validasi baik dari sisi perizinan maupun sarana prasarananya.

Sebelumnya Wali kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo mengungkapkan, peralihan dilakukan dengan memastikan tempat penitipan anak yang amanah, berstandar, dan berizin. Termasuk memastikan kapasitas baik dari ruangan dan pengasuh yang harus sesuai.

"Tempat Penitipan Anak pengganti kita tawarkan. Tinggal orang tuanya yang memutuskan untuk anaknya dititipkan kemana," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....