Realisasi Investasi di Sleman Tembus Rp 1,1 Triliun, Serap 3.438 Tenaga Kerja

  • 10 Mei 2026 10:12 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sleman mencatat angka realisasi investasi sepanjang triwulan pertama 2026 ini telah menembus hingga Rp 1,1 triliun. Terjadi pertumbuhan sebesar 16,60 persen jika dibandingkan dengan triwulan pertama 2025. Nilai Rp 1,1 triliun ini turut menyumbang 57 persen target realisasi investasi triwulan pertama di Provinsi DIY yang mencapai Rp 2,014 triliun.

Kepala DPMPTSP Sleman Triana Wahyuningsih menyebut capaian realisasi investasi ini terdiri dari 2.637 proyek. Sebanyak 331 proyek merupakan investasi penanaman modal asing (PMA) dengan nilai investasi Rp 512 miliar. Sedangkan sebanyak 2.306 proyek merupakan investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp 638 miliar.

“Atas capaian nilai realisasi investasi ini, kami bisa menyerap tenaga kerja sebanyak 3.438 tenaga kerja di Sleman,” kata Triana.

Triana menambahkan beberapa sektor pendukung yang menjadi penyumbang angka investasi terbanyak diantaranya adalah sektor industri, transportasi. gudang dan telekomunikasi, serta hotel dan restoran. Ada pula sektor jasa lainnya seperti ekonomi kreatif, perbankan, rumah sakit, jasa keamanan, konsultan, serta perdagangan dan reparasi. Sementara itu, DPMPTSP Sleman juga mencatat lima negara turut menjadi penyumbang PMA. Diantaranya adalah Kepulauan Virgin Inggris, Singapura, Belanda, Australia, dan Siprus.

“Untuk kepeminatan PMA yang tertinggi di sektor perdagangan, kemudian sektor jasa lainnya, yang kelima hotel dan restoran, yang keempat konstruksi serta perumahan dan yang kelima kawasan industri dan perkantoran,” ucap Triana.

Dia menuturkan, capaian nilai realisasi investasi ini turut didukung oleh layanan digitalisasi. Diantaranya adalah layanan online single submission (OSS), mal pelayanan publik digital (MPPD), hingga sistem perizinan online Sleman (SINOM).

“Keberhasilan ini memang tidak terlepas dari dukungan semua OPD karena dalam proses pelaksanaan perizinan kita dibantu oleh teman-teman dinas teknis untuk memberikan rekomendasi dan itu juga semua berkomitmen sesuai dengan instruksi Bapak Bupati,” kata Triana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....