Prestasi Kemenag DIY Diapresiasi Koordinator Stafsus Menteri Agama

  • 09 Mei 2026 09:58 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Koordinator Staf Khusus Menteri Agama, Dr. H. Ismail Cawidu, M.Si, memberikan apresiasi khusus terhadap kinerja Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Ahmad Bahiej. Hal ini disampaikan Ismail dalam kegiatan Pembinaan Pejabat yang digelar di Ruang Rapat PTSP Kanwil Kemenag DIY pada Jumat 8 Mei 2026.

Apresiasi tersebut bukan tanpa alasan. Sepanjang tahun 2025, di bawah kepemimpinan Ahmad Bahiej, Kanwil Kemenag DIY beserta seluruh satuan kerjanya berhasil mencatatkan pencapaian luar biasa dengan meraih lebih dari 90 prestasi, baik di tingkat regional, nasional, hingga internasional.

Kegiatan Pembinaan Pejabat yang digelar di Ruang Rapat PTSP Kanwil Kemenag DIY pada Jumat 8 Mei 2026. (Foto:humas kemenag Diy)

Salah satu capaian paling fenomenal yang disoroti adalah keberhasilan meraih hattrick pada Malam Penganugerahan Harmony Award akhir November 2025 di Jakarta. Kanwil Kemenag DIY dinobatkan sebagai Penggerak Terbaik Kerukunan di lingkungan Kemenag RI, meraih Peringkat II Kinerja Terbaik Pemerintah Daerah Tingkat Provinsi, serta FKUB DIY yang menyabet posisi Terbaik III Nasional.

“Prestasi-prestasi besar tersebut harus dibarengi dengan keterbukaan informasi publik dan penguatan peran kehumasan yang solid. Menteri Agama menekankan pentingnya keterbukaan agar tidak menimbulkan rasa curiga di masyarakat. Keterbukaan informasi adalah kunci membangun kepercayaan publik. Jika informasi ditutup tanpa penjelasan yang jelas sesuai aturan, masyarakat bisa memiliki persepsi yang keliru,” ucapnya di hadapan Kakanwil Ahmad Bahiej, Kabag TU Abd. Suud, serta jajaran Kepala Bidang, Pembimas dan Kakankemenag Kabupaten/Kota, serta Ketua Tim di lingkungan Kanwil Kemenag DIY.

Kakanwil Kemenag DIY, Ahmad Bahiej, bersama Koordinator Staf Khusus Menteri Agama, Dr. H. Ismail Cawidu, M.Si, (kiri)

Lebih lanjut, Ismail meminta agar humas di lingkungan Kemenag DIY lebih agresif dalam mempublikasikan capaian institusi ke ruang digital. Menurutnya, di era digital, profiling lembaga sangat bergantung pada jejak informasi di internet.

“Humas harus aktif memberitakan hal-hal baik setiap hari. Bawalah seluruh aktivitas dan prestasi ini ke internet agar saat publik melakukan profiling, data dan citra positif lembaga kita mudah ditemukan,” katanya, menambahkan. Ia juga mengingatkan pentingnya penanganan pengaduan masyarakat (dumas) secara cepat dan tepat agar tidak menggerus reputasi instansi.

Menanggapi hal tersebut, Kakanwil Kemenag DIY, Ahmad Bahiej, menekankan bahwa seluruh capaian dan serapan anggaran yang diraih merupakan komitmen untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar formalitas angka.

"Serapan anggaran bukan hanya soal angka dan output, tetapi yang lebih penting adalah dampaknya (outcome) bagi masyarakat. Kami berkomitmen agar setiap program layanan keagamaan langsung menyentuh kebutuhan publik dan terpublikasi dengan baik, bukan sekadar acara seremonial," ujar Ahmad Bahiej.

Kegiatan pembinaan ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh jajaran Kemenag se-DIY untuk terus mempertahankan prestasi sekaligus meningkatkan transparansi layanan kepada umat melalui optimalisasi media digital. (Ajeng)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....