Ratusan Tenaga Pendidik di Sleman Ditatar Pendidikan Pancasila
- 08 Mei 2026 10:42 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) terus berupaya untuk menguatkan ideologi Pancasila di tengah masyarakat. Salah satunya dengan menggelar penataran atau sosialisasi penguatan materi butu teks utama Pendidikan Pancasila kepada 300 tenaga pendidik di Pendapa Parasamya, Kamis, 7 Mei 2026.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menjelaskan penguatan ideologi Pancasila ini menjadi misi prioritas menuju Indonesia Emas 2045. Kabupaten Sleman dipilih menjadi lokasi sosialisasi mengingat posisinya yang strategis sebagai pusat pendidikan dan kebudayaan.
Dia menambahkan, buku teks utama Pendidikan Pancasila sudah diluncurkan sejak 2023. Terdiri dari 30 persen aspek pengetahuan dan 70 persen aspek aktualisasi untuk memastikan nilai-nilai luhur bangsa diajarkan kembali secara berkelanjutan.
Yudian menuturkan, buku teks utama Pendidikan Pancasila ini ditulis oleh 450 orang dari berbagai latar belakang. Memuat capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, dan alur tujuan pembelajaran hingga materi Pancasila berdasarkan sumber-sumber dokumen otentik.
“Harapannya Sleman dapat menjadi representasi percontohan praktik terbaik dalam implementasi nilai-nilai Pancasila di Indonesia,” ujar Yudian.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengaku menyambut baik dipilihnya Sleman sebagai lokasi penguatan ideologi ini. Menurutnya, di tengah dinamika zaman yang kompleks, Pancasila adalah harga mati sebagai alat pemersatu bangsa yang terdiri dari ribuan suku dan bahasa.
Danang menambahkan, Pancasila tidak hanya sekadar dasar negara, tapi juga sebagai ideologi bangsa, pandangan hidup, sekaligus pedoman dalam bersikap, bertindak dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Danang memastikan pihaknya memiliki komitmen kuat dalam membumikan Pancasila.
“Saya harap pembinaan ideologi Pancasila hari ini dapat terus kita tindak lanjuti dengan program-program pemberdayaan masyarakat, pendidikan karakter, dan penguatan nilai kebangsaan di berbagai sektor kehidupan,” ucap Danang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....