Diduga Keracunan MBG, Puluhan Siswa SD di Jetis Bantul Dilarikan ke Puskesmas
- 06 Mei 2026 22:27 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Dugaan keracunan makanan akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Kabupaten Bantul. Puluhan anak di salah satu sekolah dasar di wilayah Kalurahan Trimulyo, Kapanewon Jetis, harus dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat usai mengonsumsi menu MBG yang dibagikan pada Rabu, 6 Mei 2026.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bantul, Hermawan Setiaji saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Para siswa mengaku mengalami gejala seperti mual, muntah, hingga sakit perut setelah menyantap menu MBG.
“Sekitar pukul 09.00 WIB siswa makan menu MBG, lalu sekitar pukul 11.00 WIB merasakan gejala keracunan,” ucapnya.
Terkait penyebab keracunan, Hermawan menyatakan belum bisa memastikannya. Ia pun masih menunggu hasil pemeriksaan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul.
“Kami belum bisa memastikan penyebabnya (keracunan). Di menu makanannya itu ada gelatin dan buah naga. Dari Dinkes juga sudah mengambil sampel makanannya dan sudah dibawa ke laboratorium,” ujarnya.
Bertindak cepat, pihak sekolah segera melarikan siswa yang sakit ke Puskesmas Jetis 1. Anak-anak tersebut pun sudah mendapatkan penanganan kesehatan.
“Totalnya ada 23 siswa yang mendapatkan perawatan karena keracunan,” katanya.
Dengan adanya insiden ini, SPPG yang mendistribusikan makanan tersebut berpotensi untuk ditutup. Namun, keputusa itu bukanlah wewenang dari Pemkab Bantul.
“Kalau penutupan SPPG itu urusannya Badan Gizi Nasional (BGN). Namun untuk biaya pengobatan dari siswa yang dirawat tadi, itu ditanggung oleh Pemkab Bantul. Bukan pihak SPPG,” ucapnya, menambahkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....