Leafestiva 2026: Kreativitas Mahasiswa UNY Ubah Daun Jadi Produk Bernilai Ekonomi

  • 05 Mei 2026 16:50 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Leafestiva 2026 yang digelar mahasiswa Program Studi Tata Boga Fakultas Vokasi Kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Gunungkidul menghadirkan inovasi kuliner berbasis daun, Selasa, 5 Mei 2026. Dalam ajang ini, bahan yang selama ini kerap dianggap sekadar pelengkap dapur justru diangkat menjadi komponen utama dalam berbagai sajian kreatif.

Mengusungt ema “Satu Daun Berjuta Rasa, Leafestiva Penuh Karya”, festival tahunan ini menampilkan 72 produk inovatif hasil karya mahasiswa. Tidak hanya sekadar ajang pameran, Leafestiva juga menjadi ruang eksplorasi kuliner berbasis bahan lokal yang dikemas dengan sentuhan modern.

Beragam olahan kreatif disuguhkan, mulai dari gyoza berbahan daun bayam merah, pempek dari daun pakis, hingga kue berbasis daun katuk. Inovasi tersebut memperlihatkan bahwa daun sebagai bahan sederhana memiliki peluang besar untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus lebih menyehatkan.

Staf Ahli Bidang Perekonomian Pemerintah Kabupatan Gunungkidul, Wibawanti Wulandari yang hadir mewakili Bupati, memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini.

“Festival ini menjadi langkah nyata dalam mengangkat potensi pangan lokal sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi berbasis kuliner daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas Vokasi UNY, Dr. Ajeng Pustikaningsih, mengatakan bahwa Leafestiva merupakan bentuk nyata pembelajaran berbasis praktik. Mahasiswa tidak hanya memperoleh teori di kelas, tetapi juga dituntut menghadirkan produk yang siap bersaing di pasar.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong keluar dari ruang laboratorium untuk menguji ide, kreativitas, sekaligus kesiapan menghadapi dunia industri,” ucapnya.

Kegiatan Leafestiva ini melibatkan mahasiswa angkatan 2023 yang bekerja secara kolaboratif dalam pengelolaan stan, namun tetap mengembangkan produk secara mandiri. Pola ini dinilai mampu menyeimbangkan kerja tim dan inovasi individu, sekaligus menjadikan festival sebagai sarana nyata pembelajaran kewirausahaan. Kegiatan ini pun mendapat respons positif dari masyarakat dan siswa sekolah di sekitar UNY.

Dengan tingginya antusiasme pengunjung, Leafestiva 2026 diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan kuliner berbasis bahan lokal, sekaligus memperkuat posisi Gunungkidul sebagai salah satu pusat inovasi kuliner kreatif di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....