Ratusan Pekerja di Kulon Progo Ikuti Peringatan Hari Buruh

  • 30 Apr 2026 11:48 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo bersama Dengan Apindo dan Pekerja, menggelar peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) ke-137 pada Kamis, 30 April 2026 di Aula Adikarto. Pelaksanaan ini berdasarkan kesepakatan bersama antara serikat pekerja dan APINDO agar peringatan berlangsung lebih kondusif dan dapat mengikutsertakan lebih banyak pekerja pada hari kerja.

Peringatan May Day 2026 di Kulon Progo yang diikuti ratusan pekerja dari berbagai perusahaan ini, diisi berbagai aktivitas seperti dialog Interaktif dan Workshop, Penyerahan simbolis klaim BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja dan hiburan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kulon Progo, Bambang Sutrisno, menjelaskan, peringatan hari buruh tahun ini diikuti ratusan pekerja yang merupakan perwakilan dari berbagai perusahaan di wilayah Kulon Progo. Kegiatan yang mengusung tema "Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja" ini harapannya bisa membuat iklim investasi di Kulon Progo semakin membaik dan hubungan industrial semakin kondusif sehingga produktivitas bisa optimal.

"Tujuan utama dari peringatan ini yakni agar karyawan dan perusahaan dapat maju serta sejahtera bersama dalam satu tekad," ujarnya.

Bambang Sutrisno memaparkan bahwa hubungan industrial antara pekerja dan pemberi kerja di Kulon Progo saat ini tergolong cukup bagus. Dari 169 perusahaan yang terdaftar—baik skala besar, menengah, kecil, maupun mikro—permasalahan krusial yang muncul relatif kecil.

Sementara terkait pengupahan, Bambang memastikan situasi tetap terkendali. Sosialisasi mengenai Upah Minimum Kabupaten (UMK) telah dilakukan melalui surat edaran. Untuk perusahaan skala mikro, pengupahan dapat didasarkan pada upah kesepakatan antara kedua belah pihak.

"Kesepakatan bersama ini merupakan landasan tertinggi dalam hubungan kerja bagi sektor tertentu tersebut," ujarnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kulon Progo, Triyono, menekankan pentingnya sinergi antara seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berkembang. Pekerja merupakan tulang punggung kemajuan ekonomi daerah.

Peringatan ini, lanjut Triyono, bertujuan untuk memberikan penghargaan atas kontribusi para pekerja sekaligus mempererat hubungan yang harmonis antara pemerintah, pengusaha, dan Pekerja.

"Kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja menjadi hal yang tidak dapat ditawar untuk memastikan kesejahteraan pekerja tetap menjadi prioritas utama di tengah kemajuan teknologi," ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, tutur Triyono, berkomitmen untuk menciptakan iklim kerja yang kondusif dan berkeadilan. Hal ini dibuktikan dengan penyediaan program-program pelatihan untuk meningkatkan kapasitas tenaga kerja agar mampu beradaptasi dengan perubahan industri.

Harapannya, pengusaha terus memperhatikan hak-hak pekerja, sementara para pekerja didorong untuk terus meningkatkan profesionalisme dan etos kerja mereka. Melalui ruang komunikasi terbuka, diharapkan muncul solusi inovatif atas berbagai tantangan ketenagakerjaan di Kulon Progo.

Melalui momentum May Day ke-137 ini, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berharap sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja akan terus terjaga demi pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....