JPW Desak Polisi Segera Tangkap Seluruh Pelaku Penganiayaan Pelajar di Pandak

  • 28 Apr 2026 09:46 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Kasus pengeroyokan seorang pelajar berinisial IDS (16) asal Pandak, Bantul hingga meninggal dunia, menarik perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, Jogja Police Watch (JPW) mendorong pihak kepolisian untuk segera meringkus semua pelakunya.

Kadiv Humas JPW, Baharuddin Kamba menyatakan, hingga kini baru empat pelaku yang berhasil diamankan. Padahal, kasus penganiayaan keji tersebut sudah terjadi sejak 14 April 2026. “Namun nyaris dua pekan, pihak kepolisian baru berhasil menangkap empat dari tujuh sampai sepuluh orang terduga pelaku,” ucapnya, Selasa, 28 April 2026.

Kamba menyebut, Polres Bantul seharusnya menangkap seluruh pelaku secara bersamaan. Sehingga, kasus yang sempat viral di jagar maya tersebut bisa diselesaikan dengan lebih cepat.

“Yang menjadi pertanyaan, kenapa para pelaku lainnya tidak ditangkap berbarengan dengan penangkapan dua pelaku yang telah dulu? Sehingga para pelaku lainnya menjadi buronan pihak kepolisian hingga saat ini,” ujarnya.

Ia pun berharap agar seluruh pelaku dapat segera diringkus dan diproses secara hukum. Mengingat, aksi yang mereka lakukan terbilang sadis.

“Jangan hanya berhenti pada empat pelaku saja. Karena korban ini meninggal dunia usai dikeroyok secara tidak manusiawi dengan menggunakan selang, paralon, gunting, menyundut rokok, hingga melindas korban dengan sepeda motor berulang kali,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....