Damkar Sleman Tangani 42 Kasus Kebakaran, Didominasi Kelalaian

  • 26 Apr 2026 12:56 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Damkar Sleman berhasil menangani 42 kasus kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026. Paling banyak terjadi di Kapanewon Depok dengan jumlah delapan kasus kebakaran. Disusul Kapanewon Mlati dan Sleman dengan masing-masing lima kasus. Sedangkan objek yang paling banyak terbakar adalah bangunan rumah dan instalasi listrik. Komdandan Regu 1 Damkar Sleman Bayu Ibrahim menjelaskan penyebab kebakaran paling banyak adalah kelalaian.

“Kalau di akhir-akhir ini ada kelalaian seperti tungku kompor yang ditinggal keluar,” kata Bayu saat dikonfirmasi, Minggu, 26 April 2026.

Bayu menyebut pihaknya berupaya untuk menangani kasus kebakaran sesuai dengan response time yakni maksimal 15 menit. Namun, dia mengakui damkar turut menghadapi sejumlah kendala. Misalnya, jauhnya lokasi posko damkar menuju ke lokasi kebakaran. Untuk itu, damkar Sleman tengah menyiapkan posko baru di Kapanewon Prambanan untuk mengoptimalkan upaya penanganan kebakaran.

“Memang jadi kendala karena kita baru mempunyai satu pos. Ada dua pos baru bangunan yang sudah siap, tapi SDM-nya yang belum,” ucapnya.

Sementara, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Sleman Gunardi menyebut pihaknya telah menggandeng panewu dan lurah untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Hal ini menjadi cara untuk meningkatkan literasi sekaligus membangun kesiapsiagaan bencana kebakaran di tengah masyarakat.

Tak hanya itu, damkar Sleman juga telah menggandeng BPBD dalam rangka mengantisipasi musim kemarau. Gunardi turut mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah untuk mengantisipasi kebakaran.

“Kami titip pesan dengan pemangku wilayah untuk mengingatkan warganya untuk tidak membakar sampah sembarangan. Kalau kepepet membakar sampah ya harus ditunggu sampai betul-betul mati. Pengalaman kami, karena membakar sampah terus tidak ditunggu, tahu-tahu api merembet,” ucap Gunardi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....