PPP Mulai Rangkaian Musyawarah Cabang Kabupaten dan Kota di DIY

  • 25 Apr 2026 17:20 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, KULON PROGO – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DIY memulai rangkaian Musyawarah Cabang (Muscab) di tingkat kabupaten/kota. Acara pembukaan dipusatkan di Kulon Progo, Sabtu 25 April 2026, yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP PPP. Hal ini menunjukkan posisi tawar strategis DIY dalam peta politik internal partai berlambang Ka'bah tersebut.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Perwakilan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dan Perwakilan partai politik sebagai bentuk sinergi antar-elemen bangsa dalam menjaga dinamika politik yang sehat di daerah.

Ketua DPW PPP DIY, Muhammad Yazid, mengapresiasi kehadiran jajaran pimpinan pusat di tengah padatnya agenda nasional. Kehadiran Ketua Umum sebagai bentuk keistimewaan bagi kader di Yogyakarta.

"Ini kesempatan emas bagi kita semua. DIY diistimewakan karena Ketum sudi hadir secara khusus, padahal di saat yang bersamaan ada tiga daerah lain yang juga melaksanakan Muscab serempak, termasuk Sulawesi Selatan," ujarnya.

Dalam laporannya, Yazid menegaskan bahwa seluruh struktur PPP di DIY tetap tegak lurus terhadap instruksi DPP pasca-Muktamar. Pelaksanaan Muscab ini merupakan kelanjutan dari Musyawarah Wilayah (Muswil) yang telah diselesaikan sebelumnya, sesuai dengan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta peraturan organisasi.

"Kami pastikan persiapan Muscab di seluruh wilayah DIY sudah matang. Setelah Kulon Progo, marathon Muscab akan berlanjut ke Gunungkidul, Sleman, Bantul, dan puncaknya di Kota Yogyakarta dalam waktu dua hari ini," ujarnya.

Yazid Menekankan, Muscab bukan sekadar agenda rutin untuk menyusun kepengurusan baru, melainkan momentum krusial untuk merumuskan program strategis jangka pendek dan jangka panjang. Muscab juga menjadi wadah evaluasi serta penyusunan rekomendasi politik, baik untuk skala regional maupun nasional.

Meski dilaksanakan secara sederhana mengingat kondisi nasional yang penuh tantangan, Yazid memastikan esensi dari musyawarah tetap terjaga demi target besar di masa depan.

"Muscab sangat strategis untuk mekanisme perjalanan partai ke depan. Kami telah melakukan evaluasi bersama Ketua DPC, dan dengan persiapan yang matang ini, kami siap untuk menyongsong kesuksesan Pemilu 2029 mendatang," ujarnya.

Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono mengapresiasi kehadiran jajaran pemerintah daerah, serta seluruh kader PPP tingkat cabang se-DIY. Ia berharap proses musyawarah dapat berjalan dengan lancar dan kondusif.

Mardiono mengingatkan bahwa dinamika kompetisi dalam sebuah musyawarah cabang adalah hal yang wajar dalam berorganisasi. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh memicu keretakan di internal partai.

"Saya berharap pelaksanaan Muscab serentak se-DIY ini berjalan dengan baik. Walaupun di tengah-tengah musyawarah tentu ada kompetisi, tetapi ini tidak boleh menjadi ajang perpecahan, justru menjadi ajang penguatan untuk melakukan konsolidasi secara nasional, khususnya di DIY," ujarnya.

Mardiono juga menegaskan bahwa PPP adalah partai yang inklusif dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, perpindahan kader antarpartai merupakan bagian dari keniscayaan dalam sistem demokrasi di Indonesia yang dilindungi undang-undang.

"Ia menegaskan bahwa tujuan akhir dari perjuangan politik PPP adalah untuk kepentingan rakyat serta bangsa dan negara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....