Diduga Peliharaan Lepas, Ular Piton Langka Masuk Kandang Warga Jetis
- 22 Apr 2026 13:39 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Seekor ular berukuran besar menggegerkan warga kampung Jenggotan, Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta setelah diketahui bersembunyi di salah satu kandang milik warga. Ular yang diduga kuat merupakan peliharaan berjenis Python Morph Tiger Platinum berhasil dievakuasi Tim penyelamat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta, Sabtu malam, 18 April 2026.
Kepala Damkarmat Kota Yogyakarta, Taokhid mengatakan, setelah menerima laporan adanya ular yang masuk ke wilayah pemukiman, tim langsung terjun ke lapangan menindak lanjuti laporan tersebut. Setelah dipastikan jenis ular tersebut, kemudian dilakukan evakuasi.
"Ada laporan daei warga, kemudian ditindaklanjuti. Ternyata jenisnya itu (Python Morph Tiger Platinum)," katanya, Senin, 20 April 2026.
Taokhid mengakui, selama proses evakuasi memang sangat jarang Python Morph Tiger Platinum. Sehingga diduga kuat ular tersebut merupakan peliharaan yang lepas.
"Kalau informasinya, itu kemungkinan hewan piarakan yang lepas. Tapi saya sendiri tidak punya data siapa ya kemudian pemilik aslinya itu," ucapnya.
Damkarmat Kota Yogyakarta juga berharap, masyarakat saat menemui reptil liar masuk ke rumah tetap tenang. Ketenangan ini juga bisa dibangun salah satunya dengan edukasi yang juga dilakukan agar mengetahui misal jenis ular tersebut apakah berbahaya atau tidak.
"Sehingga perlakuannyapun, kemudian akan berbeda begitu, apalagi ini mengkait dengan ular misalnya yang memang itu barangkali justru malah dilindungi dalam arti karena ada ketertarikan tertentu itu jenisnya langka dan sebagainya. Agar kemudian masyarakat juga tahu, tidak panik, dan kemudian tidak salah dalam langkah bertindak begitu, oh, ini ada harganya dan sebagainya," ujarnya.
Terkait ular berjenis Python Morph Tiger Platinum yang berhasil dievakuasi, sementara dimanfaatkan sebagai saran edukasi kepada masyarakat. Diharapkan dengan ular yang memiliki corak menarik dan kuat semakin menambah antusias masyarakat mengetahui jenis-jenis ular.
"Kebanyakan kan ular-ular (masuk ke pemukiman) kayak misalnya jenis Python itu Sanca, ular pemakan tikus. Ada memang jenis yang berbahaya seperti kobra tapi agak jarang kalau seperti itu," ujarnya, menjelaskan.
Hingga bulan April 2026, Damkarmat Kota Yogyakarta berhasil melakukan evakuasi yang cukup banyak, sarang tawon 132, ular 52, kucing 11, dan 19 jenis lainnya seperti biawak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....