Stok Langka, Harga MinyaKita Naik Lampaui HET
- 22 Apr 2026 10:52 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Harga komoditas minyak goreng mengalami kenaikan harga di Kota Yogyakarta. Salah satu pedagang di Pasar Kranggan, Ani Sutarmi menyebut hampir semua merek minyak goreng mengalami kenaikan harga.
Misalnya, MinyaKita yang sebelumnya dibanderol dengan harga Rp 18.000 perliter, kini naik menjadi Rp 22.000 perliter. Harga ini jauh dari harga eceran tertinggi (HET) yang hanya Rp 15.700 perliter. Ani menyebut kenaikan harga ini terpantau terjadi pada bulan-bulan ini.
“Kenaikan harga cukup lumayan, sejak setelah lebaran,” kata Ani saat ditemui di Pasar Kranggan, Selasa, 21 April 2026.
Ani memperkirakan kenaikan harga ini terjadi karena ketersediaan pasokan yang langka. Dia mengaku sulit untuk mendapatkan pasokan minyak goreng. Dalam kondisi normal, biasanya dia mampu menyediakan stok hingga 50 dus. Sementara, kini dia hanya menjual stok MinyaKita yang tersisa.
Keterbatasan pasokan ini menjadikan Ani harus menjual MinyaKita dalam kemasan pouch dua liter yang sebelumnya belum pernah dia jual. MinyaKita kemasan pouch dua liter dibanderol dengan harga Rp 42.000. Namun, dia mengaku penjualannya tak setinggi MinyaKita kemasan satu liter.
“Jarang yang beli dua liter. Hanya (pembeli) langganan saja, kebanyakan beli seliteran,” ucap Ani.
Tak hanya MinyaKita, kenaikan harga juga terjadi pada minyak goreng kemasan merek lainnya. Misalnya, Sunco yang semula dibanderol Rp 21.000 naik menjadi Rp 23.000 perliter.
Lalu, Ani juga menyediakan minyak goreng Hemart kemasan 900 ml yang sebelumnya belum pernah dia jual dan dibanderol dengan harga Rp 22.000. Ani menyebut, keterbatasan pasokan hingga kenaikan harga minyak goreng ini turut mempengaruhi daya beli masyarakat.
“Banyak pembeli pada tidak jadi beli. Kalau sudah tanya harga biasanya langsung pergi,” kata Ani.
Dia menambahkan komoditas selain minyak goreng terpantau stabil. Bahkan gula pasir mengalami penurunan harga dari yang semula Rp 19.000 turun menjadi Rp 18.000 perkilogram.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....