Kenaikan BBM Belum Pengaruhi Harga Bahan Pokok di Pasar Beringharjo
- 13 Jun 2026 02:28 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak hanya berdampak pada biaya transportasi, tetapi juga berpotensi memengaruhi harga kebutuhan pokok. Namun, berdasarkan pantauan di Pasar Beringharjo, Jumat, 12 Juni 2026, dampak kenaikan BBM terhadap komoditas pangan belum terlihat signifikan.
Sejumlah harga kebutuhan pokok masih cenderung stabil. Harga ayam potong misalnya, saat ini justru mengalami penurunan secara bertahap dari Rp35.000 menjadi Rp32.000 per kilogram.
Sementara itu, harga bawang merah dan bawang putih fluktuatif mengikuti kondisi pasokan di pasar. Salah seorang pedagang bawang di Pasar Beringharjo, Endang, mengatakan harga bawang merah saat ini bervariasi, mulai dari Rp35.000 hingga Rp45.000 per kilogram.
Harga bawang merah tersebut mengalami sedikit penurunan dari sebelumnya. Sebaliknya, harga bawang putih saat ini justru mengalami kenaikan, dari kisaran Rp28.000 hingga Rp30.000 per kilogram menjadi Rp36.000 per kilogram.
"Bawang merah yang tadinya eceran Rp45.000 menjadi Rp40.000. Yang tadinya Rp40.000 sekarang Rp35.000. Untuk yang tertinggi masih ada di harga Rp45.000," ujar Endang.
Menurut Endang, perubahan harga tersebut lebih dipengaruhi oleh ketersediaan stok di pasaran. Saat ini, katanya, pasokan bawang merah sudah mulai melimpah dibandingkan sebelumnya sehingga harganya cenderung turun.
Di sisi lain, pedagang sayuran di Pasar Beringharjo, Ida, mengungkapkan bahwa kenaikan harga BBM tidak berdampak signifikan terhadap harga sayur mayur. Ia mengatakan, harga sayuran saat ini masih relatif stabil.
"Kalau sayur itu MBG pengaruhnya, ini kan MBG sudah libur, tidak ada permintaan. Dari dulu itu kenaikan BBM tidak berpengaruh terhadap sayur mayur. Sebelum ada MBG itu faktor utamanya cuaca. Kalau sekarang faktornya MBG," kata Ida.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....