Dubes Inggris Dukung Mobilitas Kota lewat Proyek Penataan Kawasan Transportasi

  • 08 Apr 2026 17:49 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - KAI Daop 6 Yogyakarta yang didampingi oleh GKR Mangkubumi, serta jajaran OPD Pemda DIY menerima kunjungan kerja Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey, di Stasiun Tugu Yogyakarta. Kunjungan yang dilaksanakan pada Rabu, 8 April 2026 pukul 11.00 WIB siang membahas mengenai rencana proyek penataan Kawasan transposrtasi heritage khususnya untuk kereta api.

Dalam Kunjungannya di Stasiun Tugu Yogyakarta, Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey menyampaikan selama 2 dekade Kementrian Infrastuktur Inggris untuk Indonesia mendukung transisi manajemen sistem mobilitas perkotaan yang rendah karbon dan terintegrasi. Ia menegaskan kerja sama antara Indonesia dengan inggris tak hanya menyasar pada hubungan diplomatik melainkan pada sektor infrastruktur dan pembangunan keberlanjutan.

“Dukungan ini mencangkup penyusunan panduan implementasi Transit Oriented Develompent dan Land Value Capture serta bantuan teknis yang diperlukan untuk meletakkan perencanaan e – mobility yang inklusif. Di luar mobilitas rendah karbon, kami turut mendukung upaya ketahanan iklim dan inisiatif berbasis masyarakat,” kata Jermey.

Lebih lanjut, dalam kerja sama antara Indonesia dengan inggris menggunakan prinsip inklusif yang mencangkup pergeseran dari perbedaan sebagai masalah menjadi keberagaman dan menyediakan dukungan yang diperlukan. Sementara itu, pengembangan ini menjadi prioritas utama di bawah pilar people and society dalam kemitraan strategis antara Indonesia dengan inggris.

Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi mengatakan bahwa diskusi awal bersama dengan Dubes Inggris menyoroti pentingnya penataan kawasan khususnya dalam aspek transportasi dan pelestarian Kawasan Heritage. Ia menuturkan kolaborasi ini sebagai bagian dari penataan Kawasan supaya tidak rusak, hilang.

“Kita ingin ada penataan kawasan untuk utamanya transportasi, kemudian studi bersama untuk Kawasan heritage, agar Kawasan itu tidak rusak, hilang kita juga menjaga tidak hanya dari transportasi, tapi juga dari sisi lingkungannya, penataan transportasinya, budaya, jadi bagaimana kita sama samalah untuk pengembangan kereta api supaya bisa bermanfaat bagi masyarakat,” kata GKR Mangkubumi.

Rencana penataan Kawasan transportasi berbasis rel diharapkan tidak hanya meningkatkan layanan transportasi, tetapi menjaga nilai budaya dan lingkungan Yogyakarta. Salah satu fokus dalam kerja sama ini yaitu pada pengembangan Kawasan stasiun tugu Yogyakarta yang dinilai masih padat seiring tingginya jumlah penumpang.

“Tadi baru masalah kereta ini yang dibahas, jadi kita ingin stasiun yang ada di Jogja bisa lebih baik sesuai dengan harapan pak Kadop. Termasuk dengan lahan lahan nanti yang misalnya milik keraton bisa dimanfaatkan,”kata GKR Mangkubumi

Kolaborasi antara Inggris dan Yogyakarta diharapkan dapat menghadirkan sistem mobilitas perkotaan yang lebih modern. Rencana pegembangan transportasi tadi tak hanya berfokus pada infrastruktur tetapi pada penataan kawasan yang mendukung aktivitas masyarakat secara efisien dan ramah lingkungan. (Victorio Firsta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....