BPS DIY Catat Penurunan Siswa SD Negeri, Ortu Ungkap Alasan Pilih Sekolah Swasta
- 30 Jul 2026 15:58 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Jumlah siswa sekolah dasar (SD) negeri di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, jumlah siswa SD negeri pada 2025 tercatat sebanyak 179.962 siswa. Angka tersebut turun 15.833 siswa atau sekitar 8,1 persen dibandingkan 2021 yang masih mencapai 195.795 siswa.
Seperti yang dikutip dari unggahan akun @Jogjastats, penurunan jumlah siswa terjadi di seluruh kabupaten/kota di DIY. Kabupaten Gunungkidul mencatat penurunan terbesar dengan berkurangnya 4.698 siswa. Penurunan juga terjadi di Kabupaten Bantul sebanyak 4.113 siswa dan Kabupaten Sleman sebanyak 3.519 siswa. Sementara itu, Kota Yogyakarta dan Kabupaten Kulon Progo juga mengalami penyusutan jumlah peserta didik selama periode yang sama.
Tren penurunan jumlah siswa SD negeri tersebut mengindikasikan adanya perubahan pilihan masyarakat dalam menentukan sekolah bagi anak. Selain dipengaruhi faktor demografi dan jumlah anak usia sekolah, meningkatnya minat terhadap sekolah swasta juga menjadi salah satu fenomena yang terlihat dalam beberapa tahun terakhir.
Sejumlah orang tua di Yogyakarta mengaku memiliki alasan khusus sehingga lebih memilih menyekolahkan anak mereka di sekolah dasar swasta. Pertimbangan tersebut tidak hanya berkaitan dengan capaian akademik, tetapi juga pengembangan karakter, kemampuan berbahasa, hingga pendidikan agama.
Salah satu orangtua di Yogyakarta, Ria Rochmalasari (43) memilih menyekolahkan ketiga anaknya di SD Muhammadiyah Sapen, alasannya supaya anaknya bisa lebih berkembang baik secara akademis maupun bisa berpikir lebih kritis. “Saya itu ingin anak saya bisa lebih pintar Bahasa Inggris, bisa presentasi, dan anak supaya lebih percaya diri, karena menurut saya kalau sekolah di sekolah negeri si anak hanya akan dapat akademis saja,’’ katanya.
Sementara itu, Wahyuningrum (44) memilih Sekolah Dasar di swasta karena ada banyak tambahan pelajaran agamanya. “Kalau di SD Swasta ada lebih banyak pendidikan agamanya disbanding SD Negeri, ada tahfidz, ada ngaji. Aku sama suami ga selalu ada di rumah, nah ngajar agamanya ga terlalu intens, biar bisa lebih banyak pendidikan agamanya, pendidikan karakternya supaya lebih kuat,’’ katanya yang memilih SD Islam Al Azhar 31 untuk ketiga anaknya.
Meski jumlah siswa terus menurun, Kabupaten Sleman masih menjadi daerah dengan jumlah siswa SD negeri terbanyak di DIY pada 2025. BPS DIY mencatat terdapat 53.999 siswa SD negeri di wilayah tersebut, menjadikannya kabupaten dengan populasi peserta didik SD negeri terbesar dibandingkan daerah lain di DIY.
Data BPS DIY menunjukkan bahwa penurunan jumlah siswa SD negeri menjadi tren yang terjadi secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini menjadi perhatian bagi berbagai pihak, mengingat perubahan jumlah peserta didik tidak hanya berdampak pada penyelenggaraan pendidikan di sekolah negeri, tetapi juga mencerminkan dinamika pilihan masyarakat terhadap layanan pendidikan dasar di DIY.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....