Harga Kantong Plastik Melejit, Pedagang Pasar Tradisional Kampanye Tas Belanja

  • 07 Apr 2026 11:44 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Tingginya harga kantong plastik di pasaran dikeluhkan sejumlah pedagang di pasar tradisional. Kenaikan harga pendukung aktivitas jual beli di pasar ini mencapai 100 persen.

Salah satu pedagang Pasar Beringharjo, Ida Chabibah mengatakan, untuk membeli kebutuhan kantong plastik akhir-akhir ini, harus mengeluarkan uang lebih. Karena diungkapkannya, untuk dua pak plastik bening kemasan yang sebelumnya seharga Rp9.000, saat ini telah menyentuh Rp16.000.

Meski melejit, tetapi Ida mengungkapkan, tidak ingin membebankan atau memasang harga untuk kantong plastik sekali pakai kepada pembeli. Hanya saja ia berharap dan mengampanyekan penggunaan tas belanja ramah lingkungan.

"Kalau belinya banyak, saya jadikan satu saja plastiknya, biar ringkas. Saya juga sering tanya, bawa tas sendiri tidak? Kalau bawa, ya tidak dikasih plastik," katanya, Senin, 6 April 2026.

Ida memiliki keinginan bisa meniru kota besar, terutama menggunakan kemasan berbahan kertas sebagai pembungkus utama. Hanya saja memang diakui hal imi masih sulit diterapkan di pasar tradisional seperti Beringharjo, khususnya untuk komoditas sayuran basah.

"Ya kita kasih masukan saja, Mbak besok bawa tas sendiri ya. Ternyata rata-rata pada menerima dan besoknya dibawa lagi," ucapnya.

Karyawan toko plastik di Pasar Beringharjo, Hermawan mengungkapkan, tren kenaikan harga kantong plastik cukup masif terjadi sejak bulan Ramadan lalu. Menurutnya, meski melonjak namun tren penjualan di tokonya masih cenderung normal.

"Naiknya hampir 100 persen. Contohnya plastik kiloan yang dulu Rp3.100, sekarang sudah Rp5.500. Kami kurang tahu penyebab pastinya, tapi dari produsen memang harganya tiba-tiba naik begitu," katanya.

Salah satu masyarakat Ningsih mengaku cukup terkejut dengan harga plastik saat ini. Karena sewaktu membeli plastik untuk membuat es yang dulunya belasan ribu rupiah, saat ini mencapai sekitar Rp23 ribu.

"Kaget juga naiknya banyak banget. Padahal kadang-kadang plastik ini biasanya juga buat mainan anak, kalau sekarang ya eman-eman," katanya, mengungkapkan.

Hal serupa dirasakan pedagang kopi di Beringharjo, Kun Hariana. Ia mengaku terkejut saat hendak menyetok kebutuhan plastik untuk usahanya beberapa hari lalu.

Harga satu pak plastik ukuran 3 kilogram yang biasanya sekitar Rp105 ribu untuk satu pak berisi 100 lembar, saat ini sudah melonjak drastis hingga Rp171 ribu. Untuk sementara, Kun memilih menghabiskan sisa stok lama yang masih tersimpan, sembari menanti harga plastik kembali normal seperti sedia kala.

"Saya kemarin sempat mengurungkan niat belanja karena kenaikannya banyak sekali. Mau tidak mau harus penyesuaian HPP, tapi saya sedang mencari alternatif lain, mungkin pakai kemasan kertas yang kualitasnya masuk untuk kopi, tapi harganya lebih miring," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....