Melalui "InJourney Airports Berbagi", YIA Bagikan Kurban ke Masyarakat

  • 31 Mei 2026 20:46 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Kulon Progo - Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 H, Pengelola Bandara Internasional Yogyakarta Yogyakarta International Airport (YIA) mewujudkan kepedulian sosialnya melalui program InJourney Airports Berbagi. Kegiatan tahunan ini sebagai wujud nyata komitmen perusahaan dalam mempererat tali silaturahmi sekaligus berbagi rasa syukur dengan warga di wilayah operasional bandara.

Pada Iduladha tahun ini, manajemen YIA menyalurkan bantuan berupa 3 ekor sapi kurban yang diserahkan secara simbolis pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Penyaluran hewan kurban tersebut dibagi ke dalam dua jalur distribusi utama, yaitu satu ekor sapi diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, yang selanjutnya didistribusikan ke lima masjid di wilayah Samigaluh, meliputi Masjid Al Ikhlas, Masjid Haji Ma’arif, Mushola Ar Rohman, Masjid Nur Falah, dan Masjid Nurul Huda.

Sebanyak dua ekor sapi diserahkan kepada Masjid Al Akbar Bandara Internasional Yogyakarta untuk disembelih oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) setempat, lalu dagingnya dibagikan kepada masyarakat di enam kalurahan sekitar bandara (Palihan, Jangkaran, Glagah, Sindutan, Kebonrejo, dan Karangwuni) serta komunitas bandara.

General Manager Bandara Internasional Yogyakarta, Muhammad Thamrin, menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan terhadap lingkungan sekitar.

"Melalui Program InJourney Airports Berbagi, kami ingin kehadiran Bandara Internasional Yogyakarta tidak hanya menjadi pintu gerbang transportasi udara, tetapi juga hadir menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat," ujarnya.

Thamrin berharap, bantuan ini dapat memberikan keberkahan serta kebahagiaan bagi masyarakat Kulon Progo, khususnya yang berada di kawasan terdekat bandara.

Pads prosesi kurban YIA tahun ini, Pengelola Bandara YIA berkomitmen terhadap keberlanjutan ekosistem. Pihak manajemen menerapkan prinsip ramah lingkungan dalam mengemas daging kurban. Seluruh paket daging tidak lagi menggunakan kantong plastik sekali pakai, melainkan dikemas menggunakan besek atau wadah tradisional yang terbuat dari anyaman bambu.

"Langkah ini merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung program ramah lingkungan serta menjaga keberlanjutan ekosistem di wilayah operasional bandara," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....