Paguyuban Lurah: Ini Wujud Terimakasih Kami
- 03 Apr 2026 05:41 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Belasan ribu pamong desa dan unsur Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan (LKK) se-DIY, melaksanakan Kirab Budaya memperingati 80 tahun usia Sri Sultan HB X, Kamis, 2 April 2026. Para peserta kirab berjalan dari Kawasan Titik Nol Kilometer, menuju ke Pagelaran Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Mayoritas peserta kirab mengenakan busana adat Jawa gaya Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Prosesi tersebut dimulai sekitar pukul 08.00 WIB, dimana arak-arakan peserta membawa aneka hasil bumi dan kuliner khas dari masing-masing kabupaten/kota.
Sekjend Paguyuban Lurah DIY atau Nayantaka Suhadi menyampaikan, kegiatan kirab budaya ini sebagai bentuk ucapan terimakasih, sekaligus rasa hormat kepada Sri Sultan. Sebab, Raja Keraton itu sudah mengijinkan kalurahan untuk mengelola tanah-tanah Kasultanan.
Sehingga dalam kesempatan ini, seluruh peserta membawa dan menyerahkan hasil bumi, berwujud hasil pertanian. ”Sebagian kecil hasil bumi kami serahkan kepada Ngarsa Dalem (Sri Sultan, red), dan Ngarsa Dalem kemudian mengembalikan kepada masyarakat melalui bupati walikota,” katanya.
Sedangkan Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengapresiasi masyarakat dan para pamong kalurahan, yang berininsiatif menggelar kirab budaya. Terkait hasil bumi yang diberikan masyarakat dan pamong, Sultan memilih menyerahkan kembali sebagian.
”Makanya saya serahkan secara simbolis kepada para bupati dan walikota,” katanya. ”Sehingga hasil bumi bisa dibagi rata dan bermanfaat bagi masyarakat.”
Selain menggelar kirab budaya, peringatan 80 tahun usia Sri Sultan HB X juga dimeriahkan ribuan sajian angkringan gratis yang disiapkan untuk masyarakat. Lokasi angkringan gratis di kawasan Malioboro dan kawasan Alun-Alun Utara Yogyakarta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....