Debit Air Turun Drastis, Warga Dusun Tirto Kokap Terima Bantuan Air Bersih
- 09 Agt 2026 05:12 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Kulon Progo — Fenomena Kekeringan melanda Dusun Tirto, Kalurahan Hargotirto, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo. Setiap kali musim kemarau tiba, wilayah ini hampir selalu mengalami penurunan debit air secara drastis hingga memicu krisis air bersih bagi ratusan kepala keluarga (KK).
Merespons kondisi ini, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kulon Progo berkolaborasi dengan Paguyuban Lurah Kulon Progo (Saronsari) serta jajaran Kepala OPD menggelar aksi sosial berdampak langsung, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Krisis air bersih di Dusun Tirto kini makin mengkhawatirkan karena dampaknya sudah dirasakan warga sejak satu bulan terakhir. Puncak permasalahan di dusun ini dipicu oleh menyusutnya pasokan air alami yang menjadi tumpuan utama kehidupan sehari-hari warga.
Kepala Dusun Tirto, Sarwandi, mengungkapkan bahwa wilayahnya yang dihuni sekitar 192 KK mengalami penurunan pasokan air alami secara ekstrem. Dari jumlah tersebut, sekitar 50 KK yang mengandalkan jaringan Pamsimas menjadi kelompok yang paling terdampak langsung.
"Di Padukuhan kami ada sekitar 192 KK. Khusus pengguna Pamsimas ada sekitar 50 KK yang terdampak langsung karena debit airnya turun tipis sekali. Dari kapasitas ground tank sekitar 20–22 kubik, sekarang dua hari sekali hanya bisa terisi kurang dari setengahnya atau sekitar 10.000 liter," ujarnya.
Ia menambahkan, selama ini warga Dusun Tirto menggantungkan kebutuhan air bersih pada empat titik mata air (tuk) alami dan bukan menggunakan sumur bor. Ketika kemarau tiba, debit di keempat mata air tersebut merosot tajam hingga tak mampu memenuhi kapasitas penampungan.
Guna menyikapi kekeringan yang terus berulang di dusunnya, Sarwandi menyampaikan dua poin usulan solusi konkret kepada Pemkab Kulon Progo. Untuk jangka pendek, Pengiriman (dropping) bantuan air bersih secara rutin dan berkala sepanjang musim kemarau berlangsung. Sementara untuk Solusi Jangka Panjang, diperlukan Bantuan pembuatan fasilitas sumur bor dari pemerintah. Air dari sumur bor tersebut nantinya dapat dialirkan ke dalam ground tank Pamsimas untuk kemudian didistribusikan ke rumah-rumah warga melalui jaringan pipa yang sudah ada.
Aksi sosial Dusun Tirto ini diapresiasi tinggi oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko,byanh menegaskan bahwa aksi baksos ini sengaja dirancang untuk meruntuhkan sekat antara pejabat dan masyarakat demi merespons cepat keluhan warga di lapangan.
"Ini salah satu contoh kekompakan terhadap kita semuanya bahwa pejabat itu harus tidak ada sekat dan harus merakyat," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....