Jembatan Garuda, Penghubung Dua Pedukuhan di Kabupaten Kulon Progo
- 02 Apr 2026 05:13 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, KULON PROGO – Harapan Padukuhan Jatingarang Lor dan Bejaten, Jatisarono, Nanggulan, Kulon Progo terkait akses penghubung yang memadai, mulai terwujud. Kini telah dimulai pembangunan Jembatan Garuda yang ditandai dengan peletakan batu pertama Selasa, 31 Maret 2026.
Jembatan Garuda tersebut merupakan hasil kolaborasi TNI Angkatan Darat untuk menjawab kebutuhan infrastruktur masyarakat setempat. Jembatan Garuda didesain sebagai jembatan gantung khusus roda dua.
Lurah Jatisarono, Arif Budi Santoso, menjelaskan, rencana untuk Jatingarang Lor dan Bejaten sudah diprogramkan sejak tahun 2015. Namun karena keterbatasan anggaran, upaya tersebut tertunda hingga akhirnya mendapat dukungan penuh dari TNI.
"Kami berterima kasih kepada TNI dan pemerintah pusat yang membangun Jembatan Garuda, dimana jembatan ini menjadi penghubung Padukuhan Jatingarang Lor dan Padukuhan Bejaten. Ini sudah diprogram sejak tahun 2015, namun karena terkendala dengan biaya, sehingga baru terealisasi pada saat ini," ucapnya.
Sebelum ada jembatan tersebut, warga dua Padukuhan tersebut harus memutar cukup jauh.
"Sebelumnya harus memutar sekitar hampir 1,5 kilometer. Karena di sini kebanyakan punya sawah di seberang sungai, ya harus memutar jauh. Jadi jembatan ini nanti, (akses) lebih singkat, baik ke sawah ataupun ke pasar," ucapnya.
| Baca juga: Tradisi & Budaya Beriringan Dengan Islam |
Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, Triyanto Raharjo, mengatakan, inisiatif dari Kodim 0731/Kulon Progo dalam mengidentifikasi titik-titik rawan sangat membantu keterbatasan sumber daya pemerintah daerah.
"Kita mengucapkan banyak terima kasih ini, karena Pak Dandim yang berinisiatif, bahkan melakukan survei pemilahan, mengidentifikasikan kondisi geografi Kulon Progo ini yang memang perlu untuk penanganan terkait dengan akses ini. Tentu ini sangat membantu," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....