Faktor Cuaca Pengaruhi Stok Sayuran di Pasar Beringharjo Jelang Lebaran

  • 16 Mar 2026 07:26 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang memengaruhi ketersediaan sayuran di pasar menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Curah hujan yang tinggi dapat berdampak pada pasokan dari petani, sehingga berpotensi memicu kenaikan harga di pasaran.

Selain itu, momen Lebaran juga menjadi faktor pemicu kenaikan harga sejumlah komoditas. Salah satu pedagang sayuran di Pasar Beringharjo, Ida mengatakan, hingga saat ini stok sayuran masih relatif aman dan harganya cenderung stabil menjelang Lebaran.

“Kalau enggak hujan biasanya stok aman dan harganya stabil,” ujarnya, Sabtu, 14 Maret 2026.

Namun, beberapa komoditas mulai menunjukkan kenaikan harga. Salah satunya tomat yang naik dari Rp15.000 menjadi Rp18.000 per kilogram. Menurut Ida, kenaikan harga tersebut terjadi karena ketersediaan barang mulai berkurang di pasaran.

Meski demikian, harga sebagian besar sayuran di Pasar Beringharjo masih terpantau stabil. Kenaikan harga diprediksi akan naik mendekati hari raya. Begitu pula permintaan pembeli juga diprediksi meningkat menjelang Lebaran.

“Permintaan mulai banyak untuk persiapan Lebaran. Bahan-bahan sayuran untuk masak saat Lebaran itu biasanya yang paling banyak dicari,” kata Ida.

Ida menambahkan, beberapa komoditas yang paling banyak dicari menjelang Lebaran yakni berbagai jenis cabai, seperti cabai rawit, cabai keriting, serta cabai teropong merah dan teropong hijau.

Saat ini, harga cabai rawit mengalami penurunan dibanding awal Ramadan, yakni di kisaran Rp90.000 per kilogram. Sementara cabai keriting merah cukup stabil di harga Rp34.000 per kilogram.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....