PBTY Turut Dongkrak Kunjungan Wisata di DIY
- 02 Mar 2026 15:36 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) menjadi salah satu event unggulan yang digelar di kawasan Kampung Ketandan setiap tahunnya. Ini merupakan ajang pertunjukkan akulturasi budaya Tionghoa dengan budaya Jawa yang ada di Yogyakarta. Kepala Dinas Pariwisata DIY Imam Pratanadi menyebut gelaran ini turut menyita perhatian para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Dia mengatakan, PBTY ikut berperan dalam menyumbang angka kunjungan wisatawan di Yogyakarta.
“Februari ini adalah season yang rendah untuk kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun wisatawan Nusantara. Untuk itu keberadaan PBTY ini kita yakini bisa mengangkat jumlah wisatawan,” ujar Imam saat ditemui pada gelaran PBTY baru-baru ini.
Imam menyebut, PBTY tahun ini memiliki daya tarik yang lebih kuat dibanding tahun sebelumnya. Lantaran pelaksanaannya yang berbarengan dengan momentum Ramadan. Berbagai rangkaian acara juga disesuaikan dengan nuansa Ramadan, misalnya kegiatan tausiyah dan ngabuburit. Tentu saja tidak meninggalkan atraksi utama khas PBTY, seperti atraksi barongsai, pertunjukkan wayang potehi, dan atraksi lainnya.
“Ini satu daya tarik yang luar biasa yang insya Allah kalau ini kemudian memang berhasil menarik wisatawan lebih banyak ke DIY, maka dipastikan length of stay-nya akan meningkat baik untuk wisatawan mancanegara maupun wisatawan Nusantara,” ucap Imam.
Imam mengaku tak punya data detail terkait dengan jumlah pengunjung PBTY dari tahun ke tahun. Namun, dia memprediksi peningkatan kunjungan wisatawan selama gelaran PBTY ini mencapai 10 persen dibanding hari biasa. Imam menambahkan, Februari menjadi low season pada sektor pariwisata. Di sisi lain, sektor pariwisata juga tengah menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya berkaitan dengan lemahnya ekonomi yang belum pulih beberapa waktu terakhir. Imam mengaku pihaknya berupaya untuk terus mempromosikan berbagai gelaran event di Yogayakarta.
“Sehingga di tahun-tahun yang akan datang keberadaan PBTY ini dapat diketahui oleh calon-calon wisatawan jauh sebelumnya untuk mempersiapkan di bulan Februari ini kembali ke Jogja untuk menikmati indahnya akulturasi budaya,” kata Imam.
Tahun ini, PBTY digelar pada 28 Februari-3 Maret 2026. Terdapat 120 UMKM, berbagai atraksi, pawai, pameran, hingga culinary street war turut memeriahkan gelaran ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....