Peternak Rozak Bangun Ekosistem Ayam Semi-Organik Dari Mesin Tetas Triplek
- 25 Feb 2026 14:25 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Memulai usaha dari nol bukan sekadar jargon bagi Muhammad Abdu Rozak. Pemuda asal Dusun Meranggen, Kajoran, Magelang ini membuktikan bahwa modal keterbatasan bisa berubah menjadi bisnis berkapasitas besar melalui konsistensi dan inovasi pakan yang cerdas.
Satu setengah tahun lalu, pria yang akrab disapa Mas Rozak ini memulai langkahnya dengan menyisihkan uang demi membeli triplek dan kerangka kayu. Ia merakit sendiri mesin tetas sederhana dengan kapasitas awal hanya 20–30 butir telur per minggu.
Tantangan terberat di awal bukanlah teknis, melainkan pemasaran. "Kala itu DOC (Day Old Chick) tidak selalu langsung laku," kata Rozak kepada RRI Senin, 23 Februari 2026.
Namun, alih-alih menyerah, Rozak tetap menjaga siklus penetasan. Keuntungan dari penjualan DOC ia putar kembali untuk membeli telur dalam jumlah lebih banyak secara terus-menerus. Salah satu pembeda utama peternakan Mas Rozak adalah penerapan sistem semi-organik. Ia tidak bergantung 100% pada pakan pabrikan, melainkan melakukan inovasi nutrisi melalui proses fermentasi.
- Pakan Fermentasi: Meningkatkan kadar protein pakan pabrikan melalui proses alami.
- Hijauan Nutrisi: Mencampur pakan dengan daun singkong, bayam Brazil, hingga tumbuhan air seperti Lemna dan Wolffia.
- Jamu Sehat Ternak (JST): Menggunakan nutrisi tambahan berbasis kearifan lokal tanpa menggunakan vaksin kimia sama sekali.
Inovasi ini tidak hanya menjaga kesehatan ayam, tetapi juga mengoptimalkan produktivitas ayam petelur. Dengan nutrisi yang tepat, masa produktivitas harian menjadi lebih stabil dan masa afkir (berhenti bertelur) menjadi lebih lambat, yang secara otomatis meningkatkan keuntungan peternak.
Kini, kapasitas mesin tetas Rozak telah mencapai 1.500 hingga 1.700 butir per siklus. Bisnisnya pun berkembang menjadi model terintegrasi yang memberdayakan masyarakat sekitar:
- Distribusi Bibit: Rozak menyebar DOC ke mitra komunitas.
- Siklus Balik: Telur dari hasil ternak mitra dibeli kembali oleh Rozak untuk ditetaskan.
- Jangkauan Luas: Saat ini ia memiliki 30 mitra di Kabupaten Magelang dengan jangkauan penjualan mencakup seluruh Pulau Jawa.
Bagi masyarakat yang ingin memulai usaha, Mas Rozak menekankan pentingnya kekuatan mental dan pengelolaan keuangan yang sehat.
"Mulailah dengan yang ada. Jangan terlalu terburu-buru ingin banyak lalu berhutang sana-sini. Perbaiki mindset bahwa di mana ada barang (kualitas), di situ pasti ada pembeli," kata Rozak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....