BPBD Bantul Perkuat Mitigasi Bencana usai Gempa Bumi Melanda
- 15 Feb 2026 14:42 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul menekankan pentingnya mitigasi bencana gempa bumi di wilayahnya. Hal ini menyusul masih ditemukannya korban luka akibat gempa yang terjadi belum lama ini.
Sekretaris pelaksana BPBD Bantul, Ribut Bimo Haryo Tejo mengatakan, pihaknya akan terus menggencarkan sosialisasi mitigasi bencana secara aktif, dari mulai kalurahan hingga di berbagai komunitas. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.
“Tentunya kami tetap di tengah-tengah masyarakat. Pokoknya masyarakat jangan panik, kita hadapi semuanya bersama,” ucapnya, Minggu, 15 Februari 2026.
| Baca juga: Krisis Air Bersih Ancam Wilayah DIY |
Ribut menegaskan, kesiapsiagaan bencana menjadi hal krusial bagi warga Bumi Projotamansari. Mengingat, berbagai potensi bencana dapat terjadi di Kabupaten Bantul.
“Kami dari BPBD akan terus memberikan motivasi kepada masyarakat. Memang kita harus tanggap dan tangguh karena Bantul ini memiliki 11 ancaman bencana,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bantul, Agus Budi Raharja menyatakan, kewaspadaan tidak hanya pada bencana gempa bumi saja, melainkan ancaman bencana hidrometeorologi. Masyarakat diminta untuk berhati-hati saat sedang beraktivitas di luar rumah.
“Kalau hujan dan angin kencang, jangan berteduh di bawah pohon yang besar. Itu sangat beresiko. Di perjalanan juga harus memperhatikan kondisi sekitar,” katanya.
Selain kewaspadan individu, Agus juga mendorong edukasi mitigasi bencana dilakukan secara rutin. Sehingga, jatuhnya korban akibat kepanikan dapat diminimalisir.
“Mitigasi dan edukasi harus terus dilakukan. Masyarakat juga harus mengikuti prosedur tetap (protap) agar kejadian sebelumnya tidak menimbulkan kecelakaan, luka, atau korban akibat kepanikan,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....