Sekolah Lansia “Ngudi Laras” Jadi Ruang Produktif

  • 11 Feb 2026 14:47 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kepala Dinas P3APPKB, BKKBN bersama Lurah Kalurahan Sabdodadi telah melaunching Sekolah Lansia “Ngudi Laras” Standar 1 (S1)  di Dusun Manding, Kalurahan Sabdodadi, Kapanewon Bantul, DIY. Kegiatan ini diikuti 40 peserta lansia yang ada di kalurahan sabdodadi pada Rabu, 11 Februari 2026.

Sekolah lansia merupakan salah satu program prioritas dari Kementrian Kependudukan Dan Pembangunan Keluarga. Program ini menyasar usia 60 tahun ke atas yang menciptakan lansia yang SMART (sehat, mandiri, aktif, produktif dan bermartabat).

Kepala Dinas P3APPKB Kapanewon Bantul, Ninik Istitarini mengatakan bahwa kabupaten Bantul memiliki potensi yang besar pada lansia agar tetap sehat, mandiri dan produktif. Adapun presentase lansia di kapanewon Bantul berada di angka 17 persen dari total penduduk sejumlah 1 juta jiwa.

“Pemerintah daerah telah menargetkan angka lansia yang mencapai 25 persen sebagai indikator meningkatnya usia harapan hidup. Adapun usia harapan hidup di Bantul saat ini telah mencapai lebih 75 tahun,” kata ninik.

Menurutnya, sekolah lansia menjadi sarana penting untuk menjaga Kesehatan fisik, mental dan sosial. Selain mendapatkan materi pembelajaran, tentunya peserta sekolah lansia memiliki ruang bersosialisasi dengan sesama lansia yang dapat meningkatkan kebahagian dan imunitas.

Tim kerja Akses Kualitas Layanan KB dan Kesehatan Reproduksi BKKBN DIY, Ratna Anita Sari, mengatakan bahwa Sekolah lansia ini dilaksanakan secara bertahap dengan sistem standar, mulai dari standar 1 (S1), Standar 2 (S2), hingga Standar 3 (S3). Setiap standar dilakukan sebanyak 12 kali pertemuan, namun dalam hal ini BKKBN tidak menuntut harus 1 bulan sekali.

“Jadi memang upaya kami agar lansia disini menjadi lansia tangguh melalui sekolah lansia. Untuk program yang sudah berjalan itu ada pemeriksaan Kesehatan lansia untuk mendeteksi penyakit yang tidak bergejala,” kata ratna

Sementara itu, di sekolah lansia ini terdapat pelatihan untuk para Kader Bina Keluarga Lansia ketika mendampingi keluarga yang hidup berdampingan dengan lansia. Dengan dukungan lintas sektor serta partisipasi aktif masyarakat, sekolah lansia diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup usia lanjut di Kabupaten Bantul. (Victorio Firsta) 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....