Dukung Pembangunan, Kadin Kulon Progo Gelar Mukab IX
- 11 Feb 2026 14:29 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Kulon Progo - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Kulon Progo menggelar Mukab IX, di Novotel YIA, Rabu 11 Januari 2026. Kegiatan ini mengambil tema "Sinergi Kadin Kulon Progo dengan Pemerintah Daerah Untuk Percepatan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi,". Kegiatan dalam rangka memilih kepengurusan baru ini, dihadiri perwakilan dewan penasehat Kadin DIY, Bupati Kulon Progo, Forkompimda dan lainnya.
Ketua Kadin Kulon Progo Kuswadi mengatakan, Musyawarah Kabupaten (Mukab) merupakan langkah strategis memperkuat pembangunan ekonomi di wilayah tersebut.
"Forum ini merupakan momentum krusial untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan serta menyusun arah kebijakan kepemimpinan ke depan," ucapnya.
Kuswadi menjelaskan, bahwa pembangunan ekonomi tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan kolaborasi erat antar seluruh pemangku kepentingan.
"Pembangunan ekonomi tidak bisa berjalan sendiri. Jadi Forum ini akan menentukan posisi Kadin sebagai mitra strategis bagi pemerintah daerah dan pelaku usaha," ujarnya.
Kuswadi menjelaskan, untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif, para pelaku industri membutuhkan kepastian regulasi yang jelas, Stabilitas keamanan wilayah, Kemudahan perizinan bagi investor.
Disisi lain, pemerintah daerah juga memerlukan peran dunia usaha untuk mendorong kesejahteraan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, peningkatan daya saing produk lokal, hingga pertumbuhan investasi yang berkelanjutan.
Kuswadi mendorong Kadin Kulon Progo untuk tampil lebih profesional, inklusif, dan responsif terhadap dinamika ekonomi global maupun lokal. Hal ini karena Kadin memiliki beberapa agenda prioritas utama seperti penguatan sektor UMKM, integrasi rantai produksi lokal, serta pengembangan kawasan industri dan pariwisata.
Keberadaan Megaproyek Yogyakarta International Airport (YIA) juga dipandang sebagai penggerak ekonomi baru. Kadin diharapkan mampu memanfaatkan peluang dari perkembangan kawasan bandara untuk mendongkrak perekonomian daerah.
"Kami mendorong seluruh peserta Muskab untuk berpartisipasi aktif dengan semangat musyawarah dan tanggung jawab. Kamo berharap keputusan yang dihasilkan dalam Mukab memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. Mari rumuskan keputusan yang menguntungkan organisasi dan berdampak positif bagi perekonomian Kabupaten Kulon Progo," ujarnya.
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, mengatakan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) merupakan mitra strategis pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang kian kompleks. Semangat kebersamaan dan profesionalisme daei Kadin diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi yang tangguh di wilayah Kulon Progo.
Kepada pengurus Kadin pada periode mendatang, Agung berharap adanya dukungan untuk
Penguatan daya saing UMKM lokal, akselerasi digitalisasi pelaku usaha, penguatan kemitraan dengan pemerintah daerah, hingga optimalisasi Kawasan Strategis dan Infrastruktur.
Kulon Progo diketahui memiliki potensi besar, mulai dari sektor pariwisata hingga industri kreatif. Menurutnya, keberadaan infrastruktur strategis seperti Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) harus dimanfaatkan secara maksimal.
"Kadin hadir untuk memastikan bahwa potensi-potensi ini dapat dioptimalkan bagi kesejahteraan masyarakat Kulon Progo secara keseluruhan," ujarnya.
Melalui Mukab IX, Agung berharap akan lahir kepengurusan baru yang mampu membawa inovasi segar bagi dunia usaha di Kulon Progo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....