Bupati Kulon Progo Dorong Kerja Sama Antar BUMD

  • 10 Feb 2026 15:59 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Kulon Progo - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mendorong penguatan sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan BUMD, dalam hal ini Perumda Aneka Usaha. Hal ini disampaikan, Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, seusai menghadiri Business Matching Perumda Aneka Usaha, di Novotel YIA, Selasa, 10 Februari 2026.

Dalam keterangannya, Agung mendorong penguatan sinergi untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, BUMD dalam hal ini Perumda Aneka Usaha memiliki potensi besar karena memiliki pasar yang sudah pasti atau captive market di lingkungan pemerintah Kabupaten Kulon Progo.

"BUMD ini unit usaha yang dirintis oleh, dari, dan untuk pemerintah. Lahir untuk melayani kebutuhan pemerintah dan juga masyarakat semaksimal mungkin," ujarnya.

Namun selama ini belum ada pola kerja sama dan integrasi yang jelas antara OPD di Pemkab Kulon Progo dengan BUMD. Padahal, banyak kebutuhan rutin pemerintah yang bisa dipasok langsung oleh perusahaan daerah.

Beberapa peluang bisnis diantaranya Pembelian solar dan bensin untuk kendaraan operasional. Layanan servis kendaraan dinas dan Kebutuhan Dasar seperti penyediaan air bersih hingga kebutuhan pokok.

Selain itu, Penyelenggaraan kegiatan besar seperti Manunggal Fair yang selama ini sering melibatkan pihak ketiga, juga menjadi sorotan.

"Contohnya Manunggal Fair, tidak perlu melibatkan pihak ketiga. Cukup gunakan BUMD saja, urusan selesai. Selama ini hal tersebut belum dilakukan," tegasnya.

Dengan dimulainya kerja sama dengan OPD tersebur, Agung berharap performa finansial Perumda Aneka Usaha akan meningkat secara signifikan. Menurutnya, tujuan akhir dari penguatan bisnis ini adalah kembalinya keuntungan bagi pembangunan daerah melalui PAD.

"Alhamdulillah, dengan adanya kerja sama resmi ini, tentu hasilnya bisa lebih meningkat. Tujuannya agar Perumda Aneka Usaha bisa memberikan kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kasihan jika statusnya BUMD tapi kontribusi PAD-nya minim," ucapnya.

Dalam rangka memperkuat ekosistem ekonomi lokal, Perumda Aneka Usaha Kulon Progo menggelar Business Matching di Novotel Yogyakarta Airport Kulon Progo, Selasa, 10 Februari 2026. Dalam kegiatan ini dihadirkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi BUMN/BUMD dan Swasta yang ada di Kabupaten Kulon Progo. 

Direktur Perumda Aneka Usaha, Muhammad Nasta'in.,S.E.,MM. mengatakan, Business Matching ini menjadi jembatan yang mempertemukan potensi layanan yang dimiliki Perumda Aneka Usaha dengan kebutuhan operasional berbagai instansi pemerintah. Sehingga tercipta kolaborasi yang saling menguntungkan.

Business Matching ini juga menjadi langkah nyata dalam mengoptimalkan peran Perumda Aneka Usaha sebagai mitra strategis pembangunan daerah.

"Melalui Business Matching ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran Perumda Aneka Usaha memberikan solusi nyata bagi kebutuhan instansi di Kulon Progo. Ini bukan hanya transaksi bisnis, namun juga menjadi upaya bersama untuk membangun kemandirian ekonomi daerah, melalui sinergi ketersediaan layanan dan kebutuhan birokrasi yang ada," ujar Nasta'in.

Salah satu agenda terkait acara ini adalah penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Sekretaris Daerah Kabupaten Kulon Progo dengan Perumda Aneka Usaha yang nantinya akan diikuti Secara bersama-sama seluruh Instansi. Dalam MoU ini akan mencakup komitmen layanan produk dan jasa Perumda Aneka Usaha seperti penyediaan BBM, Pemeliharaan/perawatan kendaraan operasional Serta Minuman Galon/Air Minum Dalam Kemasan atau AMDK. 

Dalam Business Matching ini juga akan diperkenalkan unit bisnis Perdagangan Umum Perumda Aneka Usaha yang siap menyuplai berbagai kebutuhan logistik dan barang umum. 

"Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik dan kompetitif, Dan selalu meningkatkan Kualitas Sarana prasarana dan SDM yang handal. Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, kami optimis Perumda Aneka Usaha dapat terus berkembang sekaligus berkontribusi positif terhadap pendapatan asli daerah (PAD)," Ucapnya.

Business Matching ini, diharapkan mampu menciptakan ekosistem kerja sama jangka panjang yang solid, efisien, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat Kulon Progo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....