Pemerintah Berkomitmen Kendalikan Penyakit Hewan Menular Strategis
- 02 Feb 2026 04:56 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO ID, Kulon Progo – Pemerintah berkomitmen melakukan Pengendalian Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) dalam perlindungan ekosistem peternakan rakyat dan stabilitas pangan nasional.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan RI, Agung Suganda, memaparkan pentingnya posisi BBVet Wates yang menjadi rujukan nasional dan regional Asia Tenggara untuk empat penyakit krusial yakni Avian Influenza (Flu Burung), Pullorum, Salmonella Enteritidis, dan Lumpy Skin Disease (LSD).
Pemerintah pada memberikan perhatian ekstra pada enam jenis PHMS, terutama Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta LSD.
"Pengendalian PHMS adalah pondasi utama. Jika tidak terkendali, dampaknya langsung dirasakan masyarakat, mulai dari penurunan produksi hingga kenaikan harga daging di pasar," jelas Agung Suganda.
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan mengatakan, Pemkab Kulon Progo berkomitmen penuh pada pembangunan pertanian. Pemkab Kulon Progo juga berkomitmen mendukung peternakan berkelanjutan melalui konsep Agro-Tourism. Hal ini sudah terlaksana di beberapa wilayah di Kulon Progo.
"Kami mendorong produktivitas dan hilirisasi produk yang terintegrasi dengan UMKM. Semua ini dilakukan dengan tetap menjaga komitmen perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) demi menjaga ketahanan pangan," ujar Agung.
Ssebelumnya, Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, menekankan prinsip preventif sebagai kunci stabilitas ekonomi peternakan. Dengan kesehatan hewan yang tangguh akan mencegah kerugian ekonomi yang lebih besar bagi para peternak rakyat.
"Lebih baik mencegah daripada mengobati. Jika penyakit seperti antraks atau PMK tidak dicegah sejak dini, akan merembet ke harga daging dan ketahanan pangan nasional secara keseluruhan," ujarnya, Sabtu, 31 Januari 2026.
Komisi IV DPR RI berkomitmen untuk membawa aspirasi dari daerah, seperti Penguatan Sarana-Prasarana, Modernisasi fasilitas laboratorium veteriner, Kapasitas SDM dan Memastikan dukungan pendanaan yang memadai untuk program vaksinasi nasional yang terencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....