DP3 Sebut Serapan Pupuk Sleman Mencapai Ribuan Ton
- 29 Jan 2026 21:16 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Sleman mencatat serapan pupuk bersubsidi sepanjang 2025 mencapai ribuan ton. Kepala Bidang Tanaman Pangan DP3 Sleman Siti Rochayah mengatakan setidaknya ada lebih dari 52.000 petani yang mengajukan pupuk bersubsidi. Namun, Siti mengatakan tak semua pengajuan disetujui, bergantung pada kemampuan negara dalam memberikan subsidi.
“Petani semuanya mengajukan, tetapi alokasi dari pusat tidak selalu sama dengan jumlah yang diajukan,” ujarnya pekan lalu.
Siti menambahkan, ada pupuk bersubsidi yang tidak terserap sama sekali. Di antaranya pupuk NPK Plus untuk tanaman kakao dan pupuk jenis ZP untuk tembakau. Sementara, pupuk organik hanya terserap 250 kilogram lantaran petani sudah dibekali pelatihan pembuatan pupuk organik secara mandiri dengan memanfaatkan kotoran ternak. Siti menyebut, pada 2026 pihaknya kembali menyiapkan ribuan ton pupuk bersubsidi.
“Alokasi pupuk urea mencapai 9.513 ton dan NPK sebesar 8.300 ton. Penyediaan pupuk akan dilakukan oleh Pupuk Indonesia Holding Company melalui lima distributor resmi dan 40 kios pupuk lengkap,” kata Siti.
Siti memastikan, pupuk bersubsidi bisa ditebus oleh petani dengan mudah. Semula, petani harus menyertakan Kartu Tani. Namun, kini petani cukup menyertakan KTP ketika menebus pupuk.
“Kami juga memfasilitasi petani yang tidak bisa datang langsung ke kios. Penebusan bisa dikuasakan kepada ketua kelompok tani dengan surat kuasa,” ucap Siti.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....