Ratusan Pemeriksa Hewan Siaga, Sasar Tempat Penyembelihan hingga Pasar Tiban
- 21 Mei 2026 23:17 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Sleman mencatat setidaknya ada 2.500-2.600 titik penyembelihan hewan kurban yang tersebar selama Hari Raya Iduladha. Meliputi lokasi penyembelihan yang dilakukan di masjid, sekolah, hingga tempat yang dikelola oleh kelompok masyarakat.
Plt Kepala DP3 Sleman Rofiq Andriyanto menyebut pihaknya akan menyiagakan sebanyak 301 orang pemeriksa kesehatan hewan. Terdiri dari penyuluh, dokter hewan, dan mahasiswa Fakultas Peternakan UGM. Nantinya, para petugas ini akan memeriksa kesehatan hewan kurban baik sebelum ataupun kondisi daging setelah disembelih.
“Ketugasan teman-teman yang 301 orang itu rata-rata 8 sampai 10 lokasi,” kata Rofiq saat ditemui pada gelaran jumpa pers di Kantor DP3 Sleman, Kamis, 21 Mei 2026.
Dia memperkirakan jumlah petugas pemeriksa kesehatan ini cukup untuk memeriksa semua hewan kurban. Terlebih, penyembelihan hewan kurban tak hanya dilakukan dalam satu hari sehingga pemantauan bisa dilakukan lebih maksimal. Di samping itu, pemeriksaan kesehatan juga akan menyasar pasar-pasar tiban di Sleman.
Rofiq mengatakan pasar tiban di Sleman mencapai 215 titik dan masih ada kemungkinan bertambah. Untuk menjangkau seluruhnya, Rofiq mengatakan pihaknya turut menggandeng 72 orang penyuluh yang tersebar di 86 kalurahan. Ditambah dokter hewan yang bersiaga di 14 puskeswan di Sleman. Penyuluh nantinya akan bertugas untuk mengecek kesehatan hewan kurban. Termasuk kemungkinan munculnya gejala seperti keluarnya air liur pada sapi ataupun scabies pada kambing.
“Surat keterangan kesehatan hewan dicek. Kalau antar provinsi bahkan sampai ke nomor kontrol veterinernya wajib. Jadi datang ke pasar tiban itu ngecek itu,” ujar Rofiq.
Jika ditemui adanya gejala penyakit, maka hewan kurban akan diisolasi dan mendapatkan perawatan serta pengobatan di puskeswan. Rofiq mengatakan, pihaknya sempat menemui adanya sapi kurban di pasar tiban yang bergejala dan terindikasi PMK. “Terdeteksi 5 ekor. Dua ekor sudah disembelih,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....