Distribusikan Minyakita, Bulog Yogyakarta Ingin Bapokting Terjaga

  • 28 Jan 2026 18:39 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) DIY mulai menyalurkan minyak goreng merek Minyakita ke sejumlah pasar tradisional pada Rabu, 28 Januari 2026. Hal itu ditujukan untuk menjamin ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) seperti komoditas minyak goreng dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.

Salah satu titik penyaluran dilaksanakan di Pasar Beringharjo, dengan total distribusi sebanyak 5.820 liter yang disalurkan kepada 17 pedagang di pasar tersebut.

Dedi Aprilyadi, Pemimpin Perum Bulog Wilayah Yogyakarta menuturkan, penyaluran Minyakita kepada para pengecer di pasar tradisional dilakukan melalui koordinasi antara Perum Bulog dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY.

“Langkah ini merupakan bagian dari penugasan pemerintah kepada Bulog untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga minyak goreng di pasaran,” kata Dedi kala meninjau langsung penyaluran Minyakita, dengan didampingi Manajer Bisnis Perum Bulog Yogyakarta Budiawan.

Lebih lanjut Dedi Apriliyadi mengayakan, distribusi produk Minyakita tidak hanya di area Yogyakarta saja. Dirinya memastikan alur distribusi merata di seluruh wilayah kerja Perum Bulog Kanwil Yogyakarta, yang terbentang hingga sebagian Jawa Tengah.

“Hari ini kami bersama jajaran melaksanakan penyaluran Minyakita baik di Kanwil DIY termasuk juga dengan Kantor Cabang Magelang dan Kantor Cabang Banyumas, melalui penugasan ini, kami optimis harga minyak goreng di pasaran dapat tetap stabil dan sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah,” ucapnya di sela-sela peninjauan.

Budiawan menjelaskan bahwa harga tebus Minyakita oleh pengecer dari Perum Bulog ditetapkan sebesar Rp14.500 per liter, sedangkan Harga Eceran Tertinggi (HET) dari pengecer kepada konsumen adalah Rp15.700 per liter.

“Kami terus berkoordinasi dengan Disperindag DIY untuk menggelontorkan Minyakita ke pasar tradisional serta jaringan ritel binaan Bulog yaitu RPK (Rumah Pangan Kita), agar distribusi merata dan harga tetap terkendali,” ujarnya.

Dengan penyaluran ini, Perum Bulog Kanwil Yogyakarta berharap kebutuhan minyak goreng masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang terjangkau serta kondisi pasar tetap kondusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....